Breaking News:

Berita Daerah Terkini

Cegah Gangguan Keamanan, 49 Napi Narkoba di Lapas Tenggarong Pindah ke Lapas Narkotika Samarinda 

49 napi tindak pidana narkotika dipindahkan ke Lapas Narkotika Samarinda. Pemindahan itu merupakan salah satu langkah pencegahan gangguan keamanan

Editor: Junisah
TRIBUNKALTIM.CO
Suasana pemindahan Napi dari Lapas Klas IIA Tenggarong ke Lapas Samarinda 

TRIBUNKALTARA.COM, TENGGARONG - Sebanyak 49 napi tindak pidana narkotika dipindahkan ke Lapas Narkotika Samarinda. Pemindahan itu merupakan salah satu langkah pencegahan gangguan keamanan melalui redistribusi napi mengingat Lapas Tenggarong adalah lapas dengan kategori medium security, sedangkan lapas Narkotika samarinda merupakan lapas maximum security dan khusus tindak pidana Narkotika.

"Pemindahan ini sebagai bentuk strategi pencegahan gangguan keamanan di dalam lapas dalam bentuk redistribusi napi dari lapas medium security ke lapas maximum security,” ujar Kepala KPLP Lapas Tenggarong, Ade Hari Setiawan.

Ia menjelaskan, seluruh napi yang dipindahkan, diangkut dengan bantuan mobil tahanan Kejari Tenggarong dan mobil trans pas dengan dikawal oleh anggota Polres Kukar dibantu dengan petugas dari Lapas Tenggarong.

Baca juga: Kunjungi Perbatasan Malaysia di Malinau Gubernur Kaltara Zainal, Temukan Akses Jalan yang Sulit 

Sementara itu, Kalapas Klas IIA Tenggarong, Agus Dwirijanto, menyampaikan bahwa pemindahan adalah kegiatan rutin untuk tahun 2021 Lapas Tenggarong sudah 2 (dua) kali melakukan pemindahan napi, yang pertama pada sekira bulan Maret melakukan pemindahan ke lapas balikpapan.

Baca juga: Partisipasi BDR di KTT Capai 98 Persen, Bupati Ibrahim Akui Adanya Guru Kunjungi Siswa ke Rumah

"Pemindahan ini kali dua dilaksanakan, sebelumnya kami lakukan pemindahan ke lapas balikpapan dan kegiatan merupakan kegiatan rutin dan terjadwal selain yang insidentil,” ungkapnya saat memantau langsung proses pemindahan.

Baca juga: Nikah Tahun Ini Lesti Kejora Akui Siap Segi Batin, Lahirnya Belum, Lesti: Pengen Punya Rumah Dulu 

Disamping itu, Kasi Binapi Lapas Tenggarong, Ahmad Harnadi juga mengatakan, proses pemindahan napi tetap mengikuti prosedur protokol kesehatan dan dari seluruh napi yang dipindahkan mayoritas dengan masa pidana diatas 5 tahun.

"Dalam pemindahan ini kami tetap mengikuti protokol kesehatan mengingat masih dalam masa pandemi covid, dan mayoritas napi yang dipindahkan dengan pidana 5 tahun keatas,” pungkasnya.

(*)

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved