Berita Nasional Terkini
Publik Puas dengan Kinerja 3 Menteri Perempuan, Sri Mulyani Tertinggi, Prabowo Menteri Terpopuler
Tiga menteri perempuan di Kabinet Indonesia Maju menempati urutan teratas dalam survey kepuasan publik terhadak kinerja Menteri. Tertinggi Sri Mulyani
TRIBUNKALTARA.COM, JAKARTA – Tiga menteri perempuan di Kabinet Indonesia Maju menempati urutan teratas dalam survey kepuasan publik terhadak kinerja Menteri.
Mereka adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Sosial Tri Rismaharini.
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO), kinerja Menteri Keuangan Sri Mulyani paling tinggi mendapatkan kepuasan dari publik.
Mayoritas publik puas terhadap kinerja Menteri Keuangan Sri Mulyani dengan persentase 54,7 persen.
Baca juga: Menteri LHK Tinjau Lokasi IKN di Kaltim, Siti Nurbaya: Ini Semua Akan Kita Cek Nanti
Baca juga: Sri Mulyani Inginkan Aset Indonesia Dikembalikan, Ungkap Nilai Utang Belanda yang Ditanggung Negara
Baca juga: Tak Mudah Hadirkan Menhan Prabowo hingga Presiden Jokowi ke Nikahan Atta & Aurel, Ini Cara Melobinya
Posisi kedua, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dengan persentase 50 persen dan disusul Menteri Sosial Tri Rismaharini yang baru beberapa bulan menjabat berada di posisi ketiga.
Hasil survei disampaikan Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah dalam diskusi Polemik bertajuk 'Evaluasi Kabinet dan Peta Politik 2024' secara daring, Sabtu (10/4/2021).
"Hasilnya Ibu Sri Mulyani ini dianggap Menteri yang paling bekerja memuaskan 54,7 persen dilanjutkan Bu Retno 50 persen.
Kemudian Ibu Tri Rismaharini ini pendatang baru tapi sudah punya popularitas sebelumhnya sehingga juga dianggap memuaskan 42,1 persen, baru kemudian Jenderal Tito 38 persen dan Mahfud MD 34 persen," kata Dedi.
Baca juga: Ngaku Siap Lahir dan Batin, Lesti Kejora Ungkap Akan Menikah dengan Rizky Billar Tahun Ini
Sementara, dari tingkat kepopuleran, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto jadi Menteri dengan tingkat kepopuleran tertinggi.
Disusul Menteri Dalam Neger Tito Karnavian dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.
"Kalau popularitas orangnya yang dianggap paling populer adalah Prabowo Subianto 56 persen, Tito Karanavian 43 persen, Sandi 39 persen, Mahfud MD 30 persen dan Sri Mulyani 29,5 persen," ujarnya.
Survei tersebut dilakukan pada 10-22 Maret 2021.
Metode pengambilan sampel menggunakan teknik multistage random sampling (MRS), atau pengambilan sampel bertingkat.
Survei ini mengambil representasi sample sejumlah 1.200 responden yang tersebar proporsional secara nasional dengan tingkat akurasi data 97 persen.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah menyebut, kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin tidak seimbang alias jomplang.
Baca juga: Link Live Streaming TV Online Persija vs Barito Putera, Tayang di Vidio.com Pukul 18.15 Wib
Berdasarkan survei yang dilakukan IPO pada akhir Maret hingga awal April terhadap 1.200 responden.
Dalam survei IPO, 56 persen publik puas dengan kinerja Presiden Jokowi.
"Kepuasan terhadap kinerja presiden ada 56 persen masyarakat menilai bahwa kinerja presiden sangat puas.
Sementara hanya 37 yang menyatakan tidak puas," kata Dedi dalam diskusi Polemik bertajuk 'Evaluasi Kabinet dan Peta Politik 2024' secara daring, Sabtu (10/4/2021).
Dari kepuasan tersebut, IPO membaginya kedalam tiga bidang, yaitu sosial, ekonomi, dan bidang politik hukum.
Ketiga bidang tersebut publik juga puas dengan kinerja Jokowi.
Baca juga: Maia Estianty Curhat Terpapar Covid-19 untuk Kali Kedua, Alami Gejala Ruam Merah di Wajah
"Bidang sosial presiden mendapatkan tingkat kepuasan 58 persen, bidang ekonomi 55 persen dan bidang politik hukum rendah 43 persen.
Artinya lebih besar yang menyatakan tidak puas yaitu sebesar 49 persen," ujar Dedi.
Sementara itu, publik menilai rendah kinerja Wapres Ma'ruf Amin.
Dedi menyebut, hanya 36 persen masyarakat yang puas terhadap kinerja Ma'ruf Amin.
"Yang kedua kalau dibandingkan dengan wakil presiden nah ini terlihat kejomplangannya.
Wakil presiden hanya mendapatkan nilai kepuasan dari perspektif publik itu 36 persen,.sementara 51 persen menyatakan tidak puas," ujarnya.
"Begitu juga dipecahkannya di bidang sosial menyatakan puas hanya 40 persen adanya keterlibatan wapres, bidang ekonomi sangat rendah 29 persen, kemudiqn bidang politik dan hukum hanya 38 persen," imbuhnya.
Atas dasar itu, Dedi melihat survei tersebut menjadi pesan untuk pihak Istana bahwa kerja kolektif antar presiden dan wapres tidak terlihat di masyarakat.
"Artinya sekarang orang melihat bahwa Presden Joko Widodo bekerja tidak melibatkan wakil presiden.
Begitu juga Wakil Presiden mungkin bekerja tidak berani untuk menunjukkan ke publik sehingga tidak diketahui," pungkasnya. (*)
Baca juga Berita Nasional Terkini
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Survei IPO: Mayoritas Publik Puas Kinerja Sri Mulyani, Prabowo Jadi Menteri Paling Populer
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/menteri-terbaik.jpg)