Breaking News:

Berita Daerah Terkini

Disetor Rp 15 Ribu Perhari, DPRD Balikpapan Temukan Setoran Pakir Tak Sesuai Dengan Jumlah Kendaraan

DPRD Kota Balikpapan masih menemukan potensi kebocoran terhadap pendapatan asli daerah (PAD) sektor parkir

Editor: Junisah
TRIBUNKALTIM.CO
ilustrasi parkir di Kota Balikpapan menjadi penyumbang PAD yang belum bisa dimanfaatkan maksimal 

TRIBUNKALTARA.COM, BALIKPAPAN- DPRD Kota Balikpapan masih menemukan potensi kebocoran terhadap pendapatan asli daerah (PAD) sektor parkir.

Meski setiap tahun jumlah kendaraan dan lokasi parkir juga bertambah. Namun, target PAD dari sektor tersebut belum maksimal.

Beradasar catatan yang diterima lembaga legislatif, retribusi yang diterima oleh pemerintah masih tergolong kecil.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Kota Tarakan 13 April 2021, Waspada Hujan Petir Pada Malam Hari 

Bahkan target Rp 3 miliar tahun ini belum tercapai. Yang disetorkan setiap juru parkir pun berbeda-beda.

Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Haris mengatakan, berdasarkan hasil kunjungan ke beberapa lokasi parkir.

Khususnya di pasar tradisional, banyak ditemukan setoran retribusi parkir yang tidak sesuai.

Di antaranya di Pasar Balikpapan Permai. Ditemukan adanya tukang parkir yang hanya menyetor sebesar Rp 15 ribu dalam sehari.

"Kami mempertanyakan ketika melakukan kunjungan ke pasar. Ditemukan ada 1 tukang parkir yang hanya setor Rp 15 ribu per hari," kata Haris, Selasa (13/4/2021).

Kondisi ini, menurutnya menjadi salah satu penyebab minimnya potensi penyerapan pemasukan daerah dari retribusi parkir.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Tana Tidung Hari Ini, Empat Wilayah Ini Diguyur Hujan Disertai Petir Malam Nanti

Sehingga, kata Haris, menjadi wajar apabila target retribusi parkir hanya sebesar Rp 3 miliar per tahun.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved