Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Waspada Banjir, Dandim 0910 Malinau Siagakan Prajuritnya di Permukiman Pesisir Sungai

Curah hujan tinggi di Kabupaten Malinau dalam kurun waktu sepekan dikhawatirkan menjadi benih potensi banjir.

TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI
iIlustrasi, Hujan lebat disertai petir dan angin kencang mengguyur pada sore dan malam hari selama sepekan di Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Rabu lalu (15/4/2021) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Curah hujan tinggi di Kabupaten Malinau dalam kurun waktu sepekan dikhawatirkan menjadi benih potensi banjir.

Kemarin, BMKG Tarakan merilis dampak iklim tropis Surigae, yang berpotensi melanda sebagian besar wilayah Indonesia termasuk Kalimantan Utara (Kaltara).

Komandan Kodim (Dandim) 0910 Malinau, Letkol Inf Sofwan Nizar menjelaskan, dalam rapat bersama terkait penanggulangan bencana, intensitas hujan tinggi dikhawatirkan berpotensi banjir di Malinau.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Tana Tidung 15 April 2021, Hujan di Lima Wilayah Ini Pada Malam Hari

"Dalam rapat penanggulangan bencana kemarin, termasuk Malinau turut terdampak bibit siklon tropis. Dikhawatirkan debit air meninggi, dan sungai berpotensi meluap," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Kamis (15/4/2021).

Sejak pekan lalu, hujan lebat disertai petir dan angin kencang terpantau melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Malinau pada malam hari.

Langkah meningkatkan kewaspadaan di sejumlah daerah berpotensi banjir, khususnya di sepanjang pesisir sungai di Malinau disiapkan.

Pemerintah daerah bersama organisasi tanggap kebencanaan, Kodim 0910 Malinau menyiapkan langkah tanggap bencana terhadap potensi banjir.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Kota Tarakan Hari Ini, Berawan Siang Hingga Sore, Hujan Ringan Terjadi di Malam Hari

"Dari Kodim 0910 Malinau, kami mengarahkan Prajurit di wilayah kerjanya, agar siaga potensi bencana banjir. Khusunya untuk wilayah permukiman di pesisir sungai," ucapnya.

Dia mengakui, pihaknya telah menerima informasi kenaikan debit air di aliran sungai Malinau dan sungai Sesayap.

Baca juga: Suami Ditahan, Yuyun Sukawati Hari Ini Datangi Polres Tangerang Selatan, Yuyun :Saya Belum Lihat 

Terlebih struktur sebagian besar lahan di Kabupaten Malinau merupakan lahan gambut, yang sebagian besarnya merupakan daerah resapan air.

Walaupun belum ada laporan kejadian banjir pada pekan ini, langkah pencegahan termasuk langkah antisipasi meluapnya dua sungai besar tersebut telah dicanangkan.

"Inti penanggulangan bencana adalah kecepatan, tanggap cepat potensi banjir. Walaupun belum ada kejadian namun harus tetap siaga disiapkan langkah evakuasi. Supaya kita siap menghadapi kemungkinan yang bakal terjadi," katanya.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Penulis: Mohamad Supri
Editor: Junisah
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved