Viral di Medsos
Akar Masalah Perawat di Palembang Babak Belur Dipukuli Ayah Pasien hingga Viral, Polisi Bertindak
Seorang perawat di Palembang, Christina Ramauli Simatupang, babak belur dipukuli ayah pasien hingga viral, polisi tak tinggal diam.
TRIBUNKALTARA.COM - Seorang perawat di Palembang, Christina Ramauli Simatupang, babak belur dipukuli ayah pasien hingga viral, polisi tak tinggal diam.
Sempat viral seorang perawat mendapat perlakuan kasar, dugaan penganiayaan yang dilakukan ayah seorang pasien di RS Siloam Sriwijaya, Palembang.
Video detik-detik perawat dipukul di RS Siloam Sriwijaya Palembang itu sempat viral di medsos.
Akhirnya polisi tak tinggal diam terkait insiden tersebut, lantaran Christina Ramauli Simatupang melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Palembang.
Pelaku pemukulan perawat di rumah sakit itu akhirnya dibekuk polisi.
Kabar terbaru menyebutkan, pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan penganiayaan terhadap perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang.
Peristiwa penganjayaan berlangsung saat pelaku berinisial JT berencana menjemput anaknya yang di rawat di RS tersebut, Kamis (15/4/2021) siang.
Ketika hendak pulang, infus di tangan pasien dilepas oleh seorang perawat bernama Christina Ramauli Simatupang.
Setelah jarum infus dilepas, tangan pasien mengeluarkan darah.
Baca juga: Aksi Heroik Perawat di Sulbar Selamatkan Pasien dan Bayi, Meninggal Dunia Seusai Tertimpa Reruntuhan
JT yang mengetahui tangan anaknya berdarah, emosinya tersulut.
"Pelaku ini meminta korban untuk datang ke ruang perawatan anaknya. Korban akhirnya datang bersama teman perawatnya yang lain untuk meminta maaf," ujar Kasubag Humas Polrestabes Palembang Kompol M Abdullah, Jumat (16/4/2021).
Belum sempat meminta maaf, korban ditampar oleh JT.
Ia juga menyuruh sang perawat untuk bersujud memohon maaf kepada keluarganya.
Dalam kondisi tertekan, korban Christina Ramauli Simatupang menuruti perintah JT.
Diduga JT yang sudah emosinya meluap-luap kembali melakukan serangan fisik pada sang perawat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/perawat-dianiaya-17042021.jpg)