Breaking News:

Berita Daerah Terkini

Gunakan Sound System Saat Bangunkan Orang Sahur di Jalan, Siap-siap Ditilang Polisi

Membangunkan sahur dengan berkeliling menggunakan kendaraan bermotor roda dua dan membawa sound system

TRIBUNKALTIM.CO
BANGUNKAN SAHUR-Masyarakat yang nekat menggunakan kendaraan bermotor dan sound system dengan musik keras, akan ditindak aparat kepolisian 

TRIBUNKALTARA.COM, SAMARINDA - Membangunkan sahur dengan berkeliling menggunakan kendaraan bermotor roda dua dan membawa sound system (pengeras suara) lalu memutar musik dangdut atau disko dianggap berlebihan dan sudah menyalahi aturan berlalulintas.

Bagaimana tidak, kendaraan bermotor roda dua disulap sedemikian rupa dengan menambahkan gerobak disisi belakang agar bisa memuat banyak orang serta menaruh perangkat pengeras suara untuk berkeliling membangunkan sahur.

Di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, pemandangan ini terlihat ketika menunjukkan waktu sahur, pemuda-pemudi bahkan memutar sekencang-kencangnya musik di sepanjang jalan protokol.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Kota Tarakan Hari Ini, BMKG Prediksi Cerah Berawan pada Siang dan Hujan Malam Hari 

"Suatu tradisi yang kami anggap tidak baik, karena kita hidup dengan bermacam suku dan agama, marilah saling menghormati di bulan ramadhan kepada rekan dan saudara kita yang beragama lain," jelas Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman melalui Kabag Ops Polresta Samarinda Kompol Andi Suryadi, Sabtu (24/4/2021) hari ini.

"Kemudian cara membangunkan sahur yang kita rasa juga sangat mengganggu walaupun tujuannya baik," imbuhnya.

Cara membangunkan sahur dengan menggunakan sound system dan mengaraknya dengan musik dangdut serta disko dianggap berlebihan.

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG di Malinau Hari Ini , Wilayah Perkotaan Berpotensi Hujan Petir pada Malam Hari

Hal semacam itu, apalagi dimasa pandemi Covid-19 membuat terjadinya kerumunan massa dan tidak adanya jaga jarak.

Sound system juga mengganggu pendengaran orang.

"Sudah kita tindak lanjuti, Forkopimda sudah menggelar rapat terbatas di kantor Walikota, untuk tindak lanjutnya kegiatan tersebut, kami imbau pada masyarakat untuk dihentikan," tegas Kompol Andi Suryadi.

Apabila kegiatan tersebut tetap terlaksana mengganggu ketertiban, lanjut Kompol Andi Suryadi, pihaknya berkomitmen bersama Forkopimda dan tokoh agama serta tokoh masyarakat akan melakukan penindakan apabila tetap melanjutkan kegiatan tersebut.

Baca juga: Cuaca Bulungan Minggu 25 April 2021, BMKG Prediksi Lima Wilayah Ini Hujan dari Pagi hingga Siang

Baik dalam penindakan sanksi tilang kepada pengguna kendaraan ataupun kepada kendaraan dan alat-alatnya akan diamankan Satpol PP ataupun Polresta Samarinda.

"Itu menjadi komitmen kita dalam menjaga dan menciptakan suasana kondusif di kota Tepian, kita akan laksanakan patroli gabungan bersama Forkopimda," tandasnya.

(*)

Editor: Junisah
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved