Breaking News:

Berita Daerah Terkini

Tadi Pagi, Jenazah Pria yang Tenggelam di Bawah Jembatan Mahkota Dua Ditemukan

Jasad Aan Ariyadi (22) warga Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur yang tenggelam di area abrasi ditemukan

Editor: Junisah
TRIBUNKALTIM.CO
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi jasad Aan Ariyadi (22) warga Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, yang tenggelam terkena imbas abrasi yang terjadi dibawah jembatan mahkota dua. 

TRIBUNKALTARA.COM, SAMARINDA - Jasad Aan Ariyadi (22) warga Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur yang tenggelam di area abrasi tepat di bawah Jembatan Mahkota Dua, ditemukan pagi ini oleh tim SAR gabungan.

Unita Siaga SAR Basarnas Samarinda yang memimpin operasi dari awal dilaporkannya pemuda tersebut tenggelam melakukan debriefing pagi ini yang kemudian dilanjutkan penyisiran.

Saat akan mulai menyisir, laporan masuk dan bahwa korban pada pukul 08.10 WITA mengapung sekitar satu kilometer dari Last Known Position (LKP) atau titik terakhir korban terlihat. 

Baca juga: Cuaca di Kabupaten Nunukan Selasa 21 April 2021, Diprakirakan Cerah Berawan pada Siang Hari

"Perkembangan operasi, kami mendapat informasi dari rekan Unit Siaga SAR Basarnas Samarinda melaporkan korban sudah ditemukan Meninggal Dunia pada pukul 08.10 WITA," tegas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan (Basarnas Kaltim) Melkianus Kotta, Selasa (27/4/2021) pagi.

"Untuk korban ditemukan sejauh 1 kilometer, dan saat ini dievakuasi tim SAR gabungan," imbuhnya.

Jasad Aan Ariyadi sendiri untuk saat ini sudah dibawa menggunakan ambulans milik PMI kota Samarinda menuju RSUD AW Sjahranie untuk dilakukan identifikasi dan visum.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Selasa 27 April 2021, Waspada! BMKG: Tiga Wilayah di Kabupaten Malinau Hujan Petir 

"Jenazah korban kemudian dibawa ke RS AWS guna keperluan visum dan kemudian diserahkan kepada pihak keluarga," ungkap Melkianus Kotta.

Tak lupa, Melkianus Kotta mengucap apresiasi pada seluruh unsur SAR gabungan yang terkait dalam operasi SAR.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Hari Ini, BMKG Prediksi Tiga Wilayah di Tana Tidung Cerah Berawan hingga Malam Hari

Setelah ditemukannya korban, dia pun mengusulkan unsur SAR gabungn untuk dikembalikan ke satuan masing-masing.

"Kepada unsur yang terlibat operasi SAR kurang lebih 3 hari, kami mewakili pimpinan mengucapkan terimakasih atas dukungannya," tandasnya.

(*)

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved