Berita Papua Terkini

RESMI, Pemerintah Tetapkan Aksi Brutal KKB Papua Sebagai Terorisme, TNI Polri dan BIN Dapat Perintah

Resmi, Pemerintah menetapkan aksi brutal KKB Papua sebagai bentuk aksi terorisme, TNI Polri dan BIN dapat perintah.

Editor: Amiruddin
Kolase TribunKaltara.com / Tribunnews dan Istimewa
Resmi, Pemerintah menetapkan aksi brutal KKB Papua sebagai bentuk aksi terorisme, TNI Polri dan BIN dapat perintah. 

TRIBUNKALTARA.COM - Resmi, Pemerintah menetapkan aksi brutal KKB Papua sebagai bentuk aksi terorisme, TNI Polri dan BIN dapat perintah.

Pemerintah melalui Menko Polhukam Mahfud MD menyatakan aksi brutal KKB Papua sebagai aksi terorisme.

Apalagi diketahui, beberapa hari terakhir aksi teror yang dilakukan KKB Papua semakin menjadi-jadi.

Bahkan, Kabinda Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha gugur seusai ditembak oleh KKB Papua belum lama ini.

Teranyar, seorang personel Brimob Polri yang tergabung dalam Sagas Nemangkawi, juga gugur saat kontak tembak dengan KKB Papua.

Dalam pengumuman yang disampaikan Menko Polhukam Mahfud MD hari ini, TNI Polri hingga BIN pun mendapat perintah untuk menindak tegas KKB Papua.

Baca juga: Brimob Gugur Ditembak KKB, Listyo Sigit Beri Penghargaan, Ini Perintah Kapolri ke Polisi di Papua

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Muhammad Mahfud MD telah resmi menyatakan Kelompok Kriminal Bersenjata Papua sebagai terorisme.

Hal tersebut disampaikan Mahfud MD dalam konferensi pers yang dikutip dari Live Breaking News Kompas TV, Kamis (29/4/2021).

"Pemerintah menganggap bahwa organisasi dan orang-orang di Papua yang melakukan kekerasan masif dikategorikan sebagai teroris."

"Jadi yang dinyatakan oleh Ketua MPR, BIN, TNI, Polri, dan tokoh-tokoh Papua yang datang kesini menyatakan mereka yang melakukan pembunuhan dan kekerasan secara brutal itu secara masif," kata Mahfud dalam konferensi pers.

Menurut Mahfud, penetapan KKB Papua sebagai tindakan terorisme sudah sesuai dengan ketentuan UU Nomor 5 Tahun 2018.

"Ini sesuai dengan ketentuan UU Nomor 5 tahun 2018. Dimana yang dikatakan teroris itu siapapun orang yang merencanakan, menggerakkan dan mengorganisasikan terorisme," imbuhnya.

ILUSTRASI - Kabinda Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha dan KKB Papua. (Kolase TribunKaltara.com / Instagram @binofficial_ri dan Facebook TPNPB)
ILUSTRASI - Kabinda Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha dan KKB Papua. (Kolase TribunKaltara.com / Instagram @binofficial_ri dan Facebook TPNPB) (Kolase TribunKaltara.com / Instagram @binofficial_ri dan Facebook TPNPB)

Lebih lanjut Mahfud menjelaskan, bahwa terorisme adalah setiap perbuatan yang menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut secara meluas.

Perbuatan kekerasan tersebut juga bisa menimbulkan korban secara masal dan menimbulkan kerusakan atau kehancuran terhadap objek vital yang strategis, terhadap lingkungan hidup, fasilitas publik ,serta fasilitas internasional.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved