Breaking News:

Kabar Artis

Ngotot Tak Mau Serahkan Anak ke Tsania Marwa, Atalarik Syach Sebut Eksekusi Seperti Gerebek Teroris

Atalarik Syach membuat surat terbuka yang ia unggah di akun Instagram pribadinya di @ariksyach menanggapi tindakan eksekui Tsania Marwa terhadap anak

kolase Instagram
Ilustrasi: Atalarik Syach beri tanggapan soal tindakan Tsania Marwa saat jemput anak-anaknya 

TRIBUNKALTARA.COM – Aktor Atalarik Syach menanggapi proses eksekusi hak asuh anak yang dilakukan mantan istrinya, Tsania Marwa beberapa waktu lalu.

Berkaitan dengan hal tersebut diketahui Atalarik Syach membuat surat terbuka yang ia unggah di akun Instagram pribadinya di @ariksyach.

Pada unggahannya itu Atalarik Syach menyampaikan beberapa poin keberatan atas tindakan eksekusi terhadap dua buah hatinya.

Atalarik mengatakan kehadiran para polisi serta tim dari Pengadilan Agama (PA) Cibinong merupakan tindakan yang berlebihan dan memancing kerusuhan.

Baca juga: Saat Lebaran, Tsania Marwa Ingin Bersama Kedua Anaknya, Begini Jawaban Atalarik Syah 

Baca juga: Sempat Luluh hingga Gaduh, Tsania Marwa Ceritakan Momen Temui Anak di kediaman Atalarik Syach

Proses penjemputan yang memakan waktu hingga 6 jam itu ia sebut menimbulkan ketegangan dan bisa berdampak bagi psikologis dua anaknya yang masih berusia belia.

“Mengerahkan puluhan polisi dari Polres Cibinong dan PROVOS adalah tindakan yang berlebihan dan memancing kerusuhan, juga terlebih keteganagn dan keresahan anak-anak saya yang mendapat tindakan eksekui selama hampir 6 jam.

Tanpa mempedulikan pengaruh psikologis terhadap anak-anak saya yang berusia 8 tahun dan 5 tahun, padahal anak-anak sudah berteriak puluhan kali menolak terang-terangan ikut ibunya,” tulis Atalarik.

Bahkan aktor berusia 47 tahun itu menuturkan pengamanan dari pihak berwenang ia sebut merendahkan martabatnya dan keluarga di lingkungan sekitar kediaman mereka.

Kakak kandung Teddy Syach itu terang-terangan menyebut jika kedatangan mantan istrinya beserta tim dari PA Cibinong itu bagaikan proses penggerebekan bandar narkoba atau teroris.

“Begitu juga suasana keramaian yang ditimbulkan oleh banyaknya petugas kepolisian datang, justru merendahkan martabat saya beserta keluarga di lingkungan tempat tinggal kami.

Halaman
1234
Penulis: Titik Wahyuningsih
Editor: Amiruddin
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved