Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Jelang Idul Fitri 1442 H, Operasi Masker Gabungan Ditingkatkan, Berikut Keterangan Satpol PP Nunukan

Jelang Idul Fitri 1442 H, operasi masker gabungan ditingkatkan, berikut keterangan Satpol PP Nunukan.

TRIBUNKALTARA.COM/FELIS
Operasi masker gabungan di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Nunukan, Kalimantan Utara, Jumat (07/05/2021), sore. TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus felis. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Jelang Idul Fitri 1442 H, operasi masker gabungan ditingkatkan, berikut keterangan Satpol PP Nunukan.

Jelang Idul Fitri 1442 Hijriah, operasi masker gabungan di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) ditingkatkan.

Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Nunukan, Rohadiansyah, mengatakan operasi masker gabungan ditingkatkan oleh pihaknya, lantaran hingga kini kasus konfirmasi Covid-19 di Nunukan masih meningkat, meski tak signifikan.

Baca juga: Bulan Puasa Warga tak Pakai Masker di Nunukan Meningkat, Sanksi Denda Belum Diterapkan, Karena ini

Baca juga: Panduan Salat Idul Fitri dari Kemenag, Boleh Salat di Masjid atau Lapangan dan Wajib Pakai Masker

Baca juga: Viral Pengurus Masjid di Bekasi Larang Jemaah Pakai Masker, Sebut Bisa Usir Covid-19 dengan Berdoa

Para pelanggaran penggunaan masker diingatkan oleh petugas untuk menggunakan masker. Sembari mensosialisasikan Perda nomor 2 tahun 2021. Operasi masker gabungan di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Nunukan, Kalimantan Utara, Jumat (07/05/2021), sore.
Para pelanggaran penggunaan masker diingatkan oleh petugas untuk menggunakan masker. Sembari mensosialisasikan Perda nomor 2 tahun 2021. Operasi masker gabungan di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Nunukan, Kalimantan Utara, Jumat (07/05/2021), sore. (istimewa)

 

"Kasus konfirmasi Covid-19 di Nunukan masih meningkat, meski tak signifikan. Karena diimbangi dengan kasus yang sembuh. Kami sudah jadwalkan, H-1 hari raya tetap kami jalankan operasi bahkan diperketat.
Satu hari 2 kali operasi yakni setiap sore dan malam. Dulu kan hanya pagi saja," kata Rohadiansyah kepada TribunKaltara.com, Jumat (07/05/2021), sore.

Menurutnya, saat operasi masker gabungan bersama TNI-Polri, petugas temukan masih banyak warga yang bepergian tak menggunakan masker.

Informasi yang dihimpun, sore tadi pelanggar Prokes tak pakai masker mencapai 50 orang.

"Sore hari orang pasti ramai keluar rumah mencari menu berbuka. Termasuk malam hari. Karena seharian orang berpuasa. Di mana ada keramaian kami akan tertibkan soal Prokes. Kami sudah jadwalkan dengan lokasi yang berbeda-beda," ucapnya.

Dia berharap kepada warga Nunukan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Baca juga: Safari Ramadan ke Desa Bebatu Bupati KTT Ibrahim Ali Berikan 1.000 Masker dan Bansos Rp 50 Juta

Baca juga: Ramadan 1442 Hijriah, Lintas Media Tana Tidung Bagi-bagi Takjil dan Masker kepada Warga

Baca juga: BNPB Pimpinan Doni Monardo Bantu Masker dan APD untuk Kaltara Senilai Rp 2 M, Termasuk 3 Mesin PCR

"Kami berharap masyarakat takutnya sama Covid-19 bukan sama petugas. Sekarang pakai masker itu jadi kewajiban setiap orang. Kita tidak bisa mendeteksi ada atau tidaknya virus Covid-19 dalam tubuh kita melalui kasat mata. Yang ditakutnya adalah Orang Tanpa Gejala (OTG). Supaya tidak menularkan dan tertular, kesadaran menggunakan masker harus ditingkatkan," tuturnya.

Dia mengaku, selain di jalan raya, pihaknya juga akan melalukan operasi masker gabungan di setiap cafe dan fasilitas umum lainnya.

Halaman
12
Penulis: Febrianus Felis
Editor: M Purnomo Susanto
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved