Breaking News:

Berita Daerah Terkini

Seorang Pemuda Lompat dari Atas Jembatan Mahkota II Samarinda, Ini Ucapan Terakhir ke Ibundanya

Pemuda berusia 20 tahun bernama Irsal yang bekerja di sebuah kedai makanan khas malaysia di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur

Editor: Junisah
TRIBUNKALTIM.CO
Terlihat keluarga korban Irsal (20), petugas Sat Polair Polresta Samarinda, relawan gabungan Kota Samarinda dan warga sekitar yang mencoba menenangkan ibu angkat korban, yang masih syok dengan perbuatan nekat putranya melompat dari Jembatan Mahkota II, Sabtu (8/5/2021) kemarin 

TRIBUNKALTARA.COM, SAMARINDA - Pemuda berusia 20 tahun bernama Irsal yang bekerja di sebuah kedai makanan khas malaysia di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, nekat mengakhiri hidup dengan terjun bebas di Jembatan Mahkota II, segmen Sungai Kapih, pada Sabtu (8/5/2021) sore kemarin.

Diduga depresi, karena permasalahan keluarga menjadi sebab Irsal terjun dari ketinggian lebih dari 50 meter kebawah ini.

Jembatan yang memiliki panjang sekitar 1.428 meter ini tengah ditutup, setelah adanya kegiatan pengukuran pasca longsor yang terjadi dibawah jembatan segmen Palaran, Kota Samarinda yang juga mengakibatkan korban jiwa, tenggelam diperairan Sungai Mahakam.

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, bahwa disekitar lokasi ada personil dari instansi Pemkot Samarinda yang berjaga disekitar barier Jembatan Mahkota II yang ditutup, yang juga menyaksikan langsung peristiwa tersebut.

Selain itu ada ibu angkat korban (Irsal) yang berlari mengejar saat mencoba masuk ke area Jembatan Mahkota II.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Hari Ini, BMKG Prediksi 13 Wilayah Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang

Sempat ditanya oleh petugas ada permasalahan apa, namun ibu angkat korban hanya berkata bahwa anaknya akan terjun dari atas jembatan

"Ad petugas yg bertanya kenapa mengejar orang itu (korban) saya bilang mau loncat. Sama-sama mengejar mau selamatkan dia (korban)," ungkap Sarlina (35), sambil menangis tersedu, Minggu (9/5/2021).

Sebelum nekat terjun bebas dari atas jembatan, Irsal sempat pulang ke rumah ibu angkatnya di Perum Kalimanis Blok B RT 13, Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda.

Irsal tak masuk ke rumah, dia berdiri dan hanya mengucap dari depan pintu pada ibu angkatnya agar tidak mencarinya lagi.

"Masalah apa juga tidak tahu. Saat pulang hanya bilang jangan cari aku lagi. Terus dia jalan minta antar ke jembatan Mahkota,” sebut Sarlina.

Baca juga: BMKG: Peringatan Dini Minggu 9 Mei 2021, Waspada! 4 Wilayah di Kabupaten Malinau  Alami Hujan Petir

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved