Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Pasca Idul Fitri Ada Kenaikan Kasus Covid-19 di Kaltara, Agust Sebut di Malinau dan Bulungan

Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltara Agust Suwandy menilai berdasarkan data ada tren peningkatan kasus Covid-19 di Kaltara.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Mobilitas warga usai peniadaan mudik 6-17 Mei 2021. Tampak aktivitas penumpang di terminal kedatangan Bandar Udara Internasional Juwata Kota Tarakan. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltara Agust Suwandy menilai berdasarkan data ada tren peningkatan kasus pasca Ramadan dan Idul Fitri 1442 Hijriah.

Dibeberkan Agust Suwandy, hingga sepekan setelah lebaran, ia melihat angka konfirmasi positif Covid-19 menuju arah peningkatan. Meskipun angkanya tidak besar namun selalu terjadi penambahan.

"Setiap hari sebelum Idul Fitri itu angka tidak begitu besar. Kadang ada penambahan kadang pula zero kasus," urainya.

Baca juga: Update Kasus Covid-19 di Malinau, Kasus Positif Capai 1071 Orang, 44 Pasien Diisolasi, 2 Dirawat

Baca juga: Update Kasus Covid-19 di Kaltara, Selama Libur Lebaran Tambah 288 Kasus Positif, Terbanyak Bulungan

Untuk rerata kasus berada di bawah 10 yang terkonfirmasi Covid-19. Namun ini berubah grafiknya setelah Idul Fitri. Terjadi penambahan mencapai 30 kasus hingga tembus 80 kasus se-Kaltara.

Ia menyebutkan sepekan lalu, kasus meningkat hingga 87 kasus konfirmasi positif Covid-19. Peningkatan itu berasal dari Malinau dan Bulungan.

"Sementara untuk Kota Tarakan, belum ada peningkatan signifikan. Tren kasus di Tarakan masih melandai," urainya.

Meski demikian di Kaltara sebelumnya sudah pernah masuk dalam 19 provinsi yang mengalami kasus penurunan Covid-19. Provinsi Kaltara berada di urutan ketiga terakhir yang menurun kasusnya.

Adapun antisipasi lonjakan pasca Idul Fitri lanjutnya, penjagaan di wilayah perbatasan tetap dilanjutkan.
Begitu pula pengawasan di pintu masuk seperti pelabuhan.

Baca juga: Hampir Sepekan Nol Kasus, Malinau Kembali Dapat Tambahan 43 Kasus Covid-19, 7 Pasien Meninggal Dunia

Ia melanjutkan, jika mengacu Adendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021, pengawasan di pelabuhan diperpanjang hingga 31 Mei 2021. Sebelumnya dalam Edendum SE Nomor 13 Tahun 2021 yang dikeluarkan Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo, masa pengetatan dimulai dari 22 April 2021 hingga 5 Mei 2021.

Kemudian memasuki masa peniadaan mudik pada 6 Mei 2021 hingga 17 Mei 2021. Lalu kembali dilaksanakan masa pengetatan di tanggal 18 Mei 2021 hingga 24 Mei 2021. Namun Adendem SE Nomor 13 terbaru keluar adanya pertambahan masa pengetatan hinnga 31 Mei 2021.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved