Breaking News:

Berita Daerah Terkini

Ibu Positif Corona Melahirkan di Samarinda, Bayi Meninggal Dunia, Dimakamkan Sesuai Prokes Covid-19

Ibu positif corona melahirkan di Samarinda, bayi meninggal dunia, dimakamkan sesuai prokes Covid-19.

Editor: M Purnomo Susanto
HO/ BPBD Kota Samarinda
Tim Satgas Penanganan Covid-19 dari BPBD Kota Samarinda saat proses evakuasi dan pemakaman jenazah bayi berstatus probable Covid-19. HO/ BPBD Kota Samarinda 

TRIBUNKALTARA.COM, SAMARINDA - Ibu positif corona melahirkan di Samarinda, bayi meninggal dunia, dimakamkan sesuai prokes Covid-19.

Seorang ibu yang terkonfirmasi Covid-19 di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur melahirkan pada Minggu (31/5/2021) lalu, sang bayi meninggal dunia Senin (1/6/2021) kemarin dan dimakamkan secara protokol kesehatan pada hari ini.

Dari laporan yang diterima Tribunkaltim.co melalui Tim Satgas Penanganan Covid-19 Samarinda, bahwa bayi seorang ibu yang positif Covid-19 ini sempqt mendapat perawatan intensif di RSUD AW. Sjahranie sejak dilahirkan.

Baca juga: UPDATE Tambah 44, Kasus Sembuh Covid-19 Malinau jadi 1.061, 18 Pasien Corona Tersebar di 3 Kecamatan

Baca juga: Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi Covid-19, Bupati Nunukan Asmin Laura Janji Tingkatkan 2 Sektor ini

Baca juga: Profil Hanafiah, Wakil Bupati Nunukan 2021-2024, Mantan Birokrat Siap Fokus Penanganan Covid-19

Tertulis di laporan tersebut bahwa diagnosis sang bayi G4P4A0 Gravid 3p mgg + IUFD + C19. Meninggal dunia Pukul 20.00 WITA tertanggal 1 Juni 2021. Swab PCR Ibu bayi terkonfirmasi Positif Covid-19, untuk bayi berstatus Probable Covid-19.

"Tim satgas penanganan Covid-19 di Samarinda kembali melakukan proses mengevakuasi memakamkan dua jenazah. Satu jenazah berjenis kelamin perempuan berusia 52 tahun dan satu jenazah lainnya berjenis kelamin laki-laki baru dilahirkan, dimana ibunya berstatus positif Covid-19," jelas Kabid Kedaruratan BPBD Kota Samarinda, Ifran, Rabu (2/6/2021) hari ini.

"Keduanya dimakamkan secara protokol Covid-19 di TPU Serayu, Tanah Merah," imbuhnya.

Ifran juga menghimpun data keseluruhan kematian per-2 Juni 2021 hari ini yang dinilainya sedikit meningkat.

"566 orang, terjadi sedikit peningkatan angka kematian di akhir pasca libur panjang idul fitri," ungkapnya.

Dia mengakhiri keterangannya dengan mengingatkan masyarakat Kota Tepian bahwa penyebaran Covid-19 ini masih terjadi.

Serta mengimbau agar masyarakat tidak lengah.

Baca juga: UPDATE Tambah 14, Kasus Positif Covid-19 Malinau jadi 1.087, Pasien Corona Dirawat Sebanyak 62 Orang

Baca juga: Dampingi Asmin Laura jadi Wakil Bupati Nunukan, Hanafiah Sebut Akan Fokus Tangani Pandemi Covid-19

Baca juga: Pasien Covid-19 Keluar dari Asrama Haji Batakan, Giliran Calon Jemaah Haji yang Masuk

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved