Berita Daerah Terkini

Begini Kronologi Penangkapan SP Terduga Teroris di Balikpapan, Sempat Video Call Istri: Ada di Hotel

Keluarga terduga teroris, hingga kini masih berupaya mencari keberadaan SP (33). SP diketahui ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri d

Editor: Junisah
TRIBUNKALTIM.CO
Tim Pengacara Muslim Balikpapan menyampaikan pernyataan perss terhadap operasi penangkapan terduga terorisme (SP) di Balikpapan hari Jumat 28 Mei 2021 lalu. 

TRIBUNKALTARA.COM, BALIKPAPAN- Keluarga terduga teroris, hingga kini masih berupaya mencari keberadaan SP (33).

SP diketahui ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Jumat (28/5/2021).

Istri SP, Ika Rahmawati (26), menjelaskan kronologi kejadian ketika suaminya ditangkap beberapa waktu lalu.

Baca juga: Diduga Jaringan JAD, Keberadaan Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 di Balikpapan Masih Misteri

Baca juga: TERBONGKAR! Ini Jalur Masuk Senjata Canggih KKB Papua, Kelompok Teroris Punya Rute Rahasia 2 Negara

Setelah melaksanakan salat Maghrib, SP di tangkap di sekitaran masjid yang tak jauh dari rumahnya di Kelurahan Damai, Balikpapan Kota.

Petugas memberikan salinan surat penangkapan kepada Ika yang menyatakan bahwa SP diduga melakukan tindak pidana terorisme.

Baca juga: Terduga Teroris di Balikpapan Ditangkap Polisi, Istri Bingung Mencari, Tim Pengacara Muslim Bereaksi

Di dalam surat itu tertera bahwa SP sudah berstatus sebagai tersangka. Setelah itu, polisi melakukan penggeledahan dan membawa sejumlah barang di rumahnya.

Namun, Ika tak diberi tahu di mana suaminya ditahan. Ia sudah mencari ke Polresta Balikpapan dan Polda Kaltim, tapi nihil.

"Sempat berkontak sekali melalui video call. Suami saya bilang dia ada di hotel, tetapi tidak tahu di mana,” ujar Ika.

Kelompok Teroris di Papua atau KKB Papua mempertontonkan senjata canggihnya.
Kelompok Teroris di Papua atau KKB Papua mempertontonkan senjata canggihnya. (KOLASE TRIBUNKALTARA.COM)

Ika mengatakan, kegiatan suaminya sehari-hari adalah mengajar di rumah tahfidz Al Quran dan mencetak buku pelajaran untuk anak sekolah.

Selebihnya, waktu dihabiskan untuk keluarga Ika didampingi tim pengacara mencari keberadaan SP agar bisa memberikan pendampingan hukum.

Baca juga: Strategi Teror KKB Papua Makin Beringas, Kelompok Teroris Bakar Tower Bandara dan Perumahan

Sementara itu tim pengacara muslim Balikpapan dan keluarga juga berharap kepolisian memberikan kabar di mana lokasi SP berada.

Sebab, setelah penangkapan, keluarga tidak mengetahui lokasi penahanan. Salah satu anggota Tim Pengacara Muslim Balikpapan Isman menambahkan pihaknya akan mengirimkan surat ke Polri, Komnas HAM.

Serta, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terkait dengan prosedur penangkapan ini.

Menurut Isman, ada prosedur yang tampaknya perlu kita kaji secara hukum. Dugaannya ada malaadministrasi.

Baca juga: Ada 9 KKB Aktif di Papua, Kabaintelkam Polri Ungkap para Tokoh, Waterpauw Bongkar Sasaran Teroris

"Oleh karena itu, untuk menguji itu, tentu kita harus mendapatkan kuasa penuh dari yang bersangkutan,” imbuhnya.

(*)

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved