Berita Daerah Terkini
Update Kebakaran di Samarinda: Puluhan Warga Kehilangan Rumah, Sempat Terdengar 5 Kali Suara Ledakan
Suara ledakan terdengar dari arah lokasi kebakaran yang diduga berasal dari salah satu rumah bangsalan milik Nasar. Kebakaran menghanguskan 13 rumah.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Saat warga tengah melaksanakan salat Subuh, kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Jalan Padaelo RT 5, Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (28/6/2021).
Suara ledakan sempat terdengar dari arah lokasi kebakaran yang diduga berasal dari salah satu rumah bangsalan milik Nasar.
Salah satu saksi bernama Juned Perdana (30) yang rumahnya berada 100 meter dari lokasi kebakaran (TKP) menceritakan bahwa terdengar ledakan saat kebakaran terjadi.
Ternyata suara ledakan berasal dari rumah Mail.
Baca juga: BREAKING NEWS - Kebakaran Landa Kawasan Padat Penduduk di Kelurahan Baqa, Samarinda Seberang
"Bukan gas, tapi dari kembang api ledakannya, di rumah tunggal dekat Musala Al-Muchyar," tuturnya, Senin (28/6/202) pagi.
"Kalau yang banyak terbakar di pinggir sungai Gang Ceria itu," imbuhnya.
Juned saat terbangun dari tidurnya sudah melihat kobaran api membumbung tinggi dan sempat 5 kali terdengar ledakan.
Dia juga melihat seorang wanita keluar dari musala dan mengajak seorang pria untuk bergegas melihat ke sumber api.
"Mungkin yang punya rumah itu, persis pas rakaat pertama salat Subuh itu kebakarannya. Sudah besar itu pak, dan ada kembang apinya meledak-ledak," ujar Juned.
Di TKP sendiri anggota kepolisian dan pegawai dari Kecamatan, Kelurahan, Damkar, Tagana Dinsos Bersama warga sedang mengumpulkan data-data.
Baca juga: Kebakaran di Juata Laut Tarakan, Pemilik Kios Curhat Tak Sempat Selamatkan Barang Berharga
Puluhan Warga Kehilangan Tempat Tinggal
Data dari Humas Disdamkar Kota Samarinda Hery Suhendra ada total 13 bangunan dalam musibah kebakaran kali ini.
"Melaporkan dalam kejadian musibah kebakaran kebakaran kali ini ada 10 rumah tunggal, 3 rumah bangsal dengan jumlah pintu bervariasi," jelasnya saat ditemui di lokasi.
Rumah yang terdampak ada 3, lalu total 20 KK dengan 80 jiwa warga (menunggu data rill) kehilangan tempat tinggal.
"Alhamdulillah pemadaman berhasil dilakukan sekira pukul 06.30 WITA dengan durasi 1 jam 40 menit," sebut Hery Suhendra.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/pemadaman-api3.jpg)