MasterChef Indonesia

Profil Jesselyn MasterChef Indonesia Season 8, Dipuji Chef Juna Usai Sajikan Rawon Hotel Kelas Atas

Atas hidangan rawon yang ia buat, Jesselyn mendapat privilege untuk lolos ke babak Top 11 MasterChef Indonesia Season 8.

Penulis: Titik Wahyuningsih | Editor: Amiruddin
Instagram @jesselyn.mci8 dan capture RCTI+
Profil Jesselyn MasterChef Indonesia Season 8 

TRIBUNKALTARA.COM – Berikut ini profil salah satu peserta ajang kompetisi memasak MasterChef Indonesia Season 8, Jesselyn Lauwreen.

Sebagaimana yang diketahui peserta asal Medan ini berhasil memenangkan tantangan Fix The Dish di episode 10 yang tayang pada Minggu 27 Juni 2021 kemarin.

Dalam tantangan tersebut para peserta Top 12 MasterChef Indonesia diharuskan untuk mengolah masakan rawon yang sudah disediakan di masing-masing meja kitchen.

Baca juga: Aksi Nadya dan Bryan MasterChef Indonesia Kolaborasi Nyanyi Bareng Sambil Main Piano dan Gitar

Namun rawon yang disediakan itu belum memiliki rasa yang sesuai sehingga peserta ditantang untuk kembali membumbui masakan tersebut dan menambah condiment lainnya.

Dari hidangan 12 peserta, para juri menetapkan Jeseelyn sebagai pemenang dalam tantangan kali ini.

Bahkan para juri MasterChef Indonesia Season 8 yakni Chef Juna menyebut rawon buatan Jesselyn itu layaknya hidangan hotel kelas atas.

Well ini dari telur asinnya aja ini rawon hotel kelas atas ya,”’ kata Chef Juna.

“Telur asinnya itu nggak yang mateng banget masih soft,” timpal Chef Renatta.

Pada saat penjurian, Chef Juna juga memuji sajian pelengkap rawon buatan Jesselyn yang disebut cocok disandingkan dengan hidangan berkuah hitam tersebut.

All the condiment is right saya tidak perlu cobain sudah jelas terlihat bagus, cara memasaknya bagus, sambalnya oke,” lanjut Chef Juna.

Mendapat tanggapan positif dari para juri dan jadi pemenang dalam tantangan memasak rawon ini, Jesselyn mengaku sempat tak percaya.

Pasalnya ia tak pernah memasak rawon sebelumnya.

“Jujur aku kaget banget dengan komentar juri tentang rawonnya aku, aku sendiri nggak percaya sih kalau it was actually okay,” kata Jesselyn.

Meski begitu ada beberapa koreksi dari Chef Arnold yang mengomentari kerupuk buatan Jesselyn kurang mengembang dan tidak matang sempurna.

“Kerupuknya, tak coba yan kurang mengembang, kurang rata jadi ada bagian yang nggak crunchy tapi alot,” kritik Chef Arnold.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved