Jumat, 1 Mei 2026

Berita Bulungan Terkini

Reaksi Pedagang di Bulungan, Diminta Tutup Jam 10 Malam Gegara Pengetatan Selama PPKM Mikro

Pembatasan kegiatan masyarakat selama masa pengetatan PPKM Mikro di Bulungan mulai diberlakukan hingga 20 Juli mendatang.

Tayang:
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI
Bupati Bulungan, Syarwani saat menyosialisasikan Pengetatan PPKM Mikro kepada pedagang di Pujasera, Tanjung Selor, Selasa (6/7/2021) Malam. (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Bupati Bulungan Syarwani resmi menerbitkan surat edaran, yang berisikan pembatasan kegiatan masyarakat selama masa Pengetatan PPKM Mikro hingga 20 Juli mendatang.

Salah satu poin dalam surat edaran tersebut, ialah pembatasan jam operasional dunia usaha hingga Pukul 22:00 Wita.

Menanggapi hal ini, Sodikin dan Tasinah pedagang Warung Penyetan di Jalan Sudirman, Tanjung Selor mengaku akan mengikuti aturan pemerintah.

Baca juga: Bulungan Masuk Wilayah Pengetatan PPKM Mikro, Syarwani Sebut Langkah Persuasif Lebih Penting

Kendati pendapatannya menurun selama pandemi, keduanya mengatakan saat ini kasus Covid-19 di Bulungan masih tinggi, sehingga demi keselamatan ia mengaku tidak keberatan dengan aturan baru tersebut.

"Kalau pendapatan ada kurangnya, turunnya 25 Persen lah, biasanya sebelum pandemi bisa 2-3 Juta sekarang paling sekitar 1,5 Juta.

Tapi kalau pemerintah begitu, ya saya dukung saja, kalau kita maksa-maksa buka ya kan tidak bisa juga," ujarnya Selasa (6/7/2021) Malam.

"Biasanya saya buka jam Setengah 6 Sore sampai Jam 12 Malam, ya enggak keberatan karena memang keadaannya lagi seperti ini," tambahnya.

Lebih lanjut menurut Sodikin dan Tasinah, bila jam buka dibatasi hingga Jam 10 Malam, maka tidak akan terlalu berdampak pada hasil dagangannya, mengingat jam ramai warungnya sekitar Jam 7 sampai Jam 8 Malam.

"Kalau nanti buka biasa saja, tidak lebih awal. Kita ramai Jam 7 Jam 8, nanti kalau Jam Setengah 10, ya tinggal segini tinggal 1- 2 Orang saja," ujarnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh salah seorang pedagang Martabak, Dasuki.

Ia mengatakan akan mengikuti aturan baru tersebut.

Di mana selama masa pandemi, hasil dagangannya dirasa masih normal, belum menunjukan penurunan yang jauh.

"Kami biasa buka jam 4 sampai jam 11, jadi kalau malam ya kita sudah mulai tutup, kita ikuti saja peraturan yang ada saja," ujar Dasuki.

Baca juga: Masuk Pengetatan PPKM Mikro, Bupati Syarwani Larang Perjalanan Dinas Bagi PNS Pemkab Bulungan

"Kalau kami biasa ramai habis Magrib sampai Isya, kalau kita saat ini masih normal saja pandemi ini," terangnya.

Sebelumnya diberitakan Bupati Syarwani melakukan sosialisasi terkait pembatasan operasional dunia usaha.

Menurutnya langkah yang paling tepat diambil hari ini ialah komunikasi yang persuasif dengan tidak menggunakan pendekatan penegakan aturan yang keras.

(*)

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved