Berita Nasional Terkini
Luhut Minta Maaf PPKM Darurat Jawa-Bali Belum Optimal, dr Tirta Lempar Pujian
Luhut Binsar Pandjaitan secara mengejutkan meminta maaf terkait PPKM Darurat Jawa-Bali yang dianggap belum optimal, dr Tirta lempar pujian di Instagra
"Untuk kali pertama , akhirnya ada TOKOH NEGARA INI yg meminta maaf kepada rakyat atas penanganan Covid. Terimakasih pak @luhut.pandjaitan dan jajaran @kemenkomarves," tulis dr tirta, Minggu (18/7/2021).
Kemudian dr Tirta juga memuji Luhut Binsar Pandjaitan yang mau mendengarkan kritik dan keluhat dari tenaga kesehatan terkait naiknya kasus Covid-19.
"Selama 3 hari trakhir saya yakin staf staf bapak secara khusus menerima seluruh foto, usulan dan bukti masyarakat di bawah kaya apa.
Pasti banyak yang usul dari kmren teknisi hp, dokter, sampe keluhan pedagang.
Naeknya covid, kritikan dari nakes, dan saat bersama sebagian warga juga kesulitan ekonomi," ungkap dr Tirta.
"Respect pak. Semoga 3 hari ke depan solusinya terbaik buat kita, yang salah mari diperbaiki.
Terimakasih telah mendengarkan, sedikit kritikan kami.
Buat para petugas di lapangan. jangan galak sama pedagang yah, karena mreka cari duit juga," ucapnya menambahkan.
Baca juga: Luhut Sebut 3 Jenis Paket Obat Gratis Segera Dibagikan Pemerintah ke Pasien Covid-19
PPKM Darurat Bukan Gagal Tangani Pandemi
Selama masa PPKM Darurat, angka penambahan kasus Covid-19 masih melonjak, sampai di atas 50 ribu kasus positif.
Kebijakan PPKM Darurat menuai pertanyaan pada sejumlah pihak tentang keefektifannya dalam menangani pandemi Covid-19.
Epidemiolog Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman tak setuju jika PPKM Darurat disebut gagal, hanya saja belum efektif.
Menurutnya, dengan adanya PPKM Darurat, pergerakan mobilitas masyarakat berhasil diturunkan.
Di samping itu, penambahan kasus positif juga terjadi di angka yang stabil.
"Kalau dikatakan PPKM ini gagal, saya tidak setuju karena ini belum efektif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/dr-tirta-puji-luhut-binsar-pandjaitan-19072021_2.jpg)