Berita Tarakan Terkini

Lakukan Swab Antigen Acak di Pelabuhan Malundung Kota Tarakan, Penumpang Reaktif Diisolasi Mandiri

Lakukan swab antigen acak di Pelabuhan Malundung Kota Tarakan, penumpang reaktif diisolasi mandiri.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Aktivitas kedatangan penumpang, sebagian melakukan swab acak di pintu keluar Pelabuhan Malundung Pelindo IV Tarakan, Rabu (28/7/2021). TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kota Tarakan kembali melakukan kegiatan swab acak di Pelabuhan Malundung Pelindo IV Kota Tarakan, Rabu (28/7/2021).

Kegiatan swab acak ini melibatkan unsur BPBD, Satpol PP, KSOP, Dishub,KSKP, Babinsa dan Bhabinkambtibmas, KKP, Pelni, serta unsur lainnya.

Kegiatan ini juga sekaligus mengawali pengawasan di pintu masuk Kota Tarakan jalur laut setelah dimulainya PPKM Level IV di Kota Tarakan.

Baca juga: Pos Pemeriksaan Kesehatan Dipindah, Temukan 6 Pelaku Perjalanan Positif Covid-19 Selama PPKM Level 4

Baca juga: 5 Zodiak yang Dianggap Miliki Kepribadian Palsu: Libra Kurang Konsisten, Pisces Ingin Diterima

Baca juga: Konsulat RI di Tawau Bantah Pulangkan 50 WNI Stranded Tanpa Swab PCR, Emir: Mereka Sudah Negatif

Kedatangan penumpang KM Bukit Siguntang hari ini tak luput dari pemeriksaan swab secara acak.

Dikatakan Kepala BPBD Kota Tarakan, Ahmady Burhan, pemantauan dilakukan terhadap 700 penumpang yang datang menggunakan Bukit Siguntang.

Sesuai instruksi kepala daerah selaku ketua satgas lanjutnya, pihaknya melakukan tracing kepada penumpang yang turun dari kapal.

“Semua teman-teman dari Dinkes, KKP mengambil sampel dari 700 orang diambil 70 sampel,” beber Ahmady.

Hasilnya, ada 9 orang ditemukan reaktif menggunakan swab test rapid antigen. Sebelumnya dilaporkan ada tiga orang reaktif dan bertambah menjadi 9 orang reaktif.

“Adapun yang reaktif ini akan dipantau Satgas yang bertugas di Dinkes. Kemudian termasuk juga wajib isolasi mandiri terlebih dahulu,” ujarnya.

Ia melanjutkan, mereka yang hasilnya reaktif akan ditindak lebih lanjut dari Dinkes Tarakan.

Sementara itu, mereka yang tujuannya ada di luar Tarakan diarahkan untuk melakukan isolasi mandiri sebelum melanjutkan perjalanannya ke daerah tujuan di Kaltara.

“Karena sudah diketahui reaktif, tidak bisa dilepas dulu ke lokasi tujuannya. Itu sesuai petunjuk Kemenkes,” ujarnya.

Adapun untuk isolasi mandiri disiapkan oleh pihak Dinkes Tarakan termasuk hotel bekerja sama dengan Dinas Pariwisata tentu dengan biaya mandiri.

Pilihan lainnya jika tak memungkinkan untuk membayar, jika memiliki keluarga akan dipantau kondisi rumahnya apakah layak melakukan isolasi mandiri.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved