Berita Nunukan Terkini

Konsulat RI di Tawau Bantah Pulangkan 50 WNI Stranded Tanpa Swab PCR, Emir: Mereka Sudah Negatif

Konsulat Republik Indonesia (RI) di Tawau membantah pulangkan 50 warga negara Indonesia stranded dari Tawau, Malaysia lewat Nunukan tanpa swab PCR.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Sumarsono
HO/Emir Faisal
Konsulat RI di Tawau mengecek hasil swab PCR WNI sebelum dipulangkan kembali ke tanah air, belum lama ini. (Sumber: Emir Faisal) 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Konsulat Republik Indonesia (RI) di Tawau membantah pulangkan 50 warga negara Indonesia stranded dari Tawau, Malaysia lewat Nunukan tanpa swab PCR.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 50 WNI stranded dari Malaysia pada Kamis, (22/07) sore tiba di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Kalimantan Utara.

Diketahui dari 50 WNI itu, 17 orang diantaranya berjenis kelamin perempuan, dan 33 orang lainnya merupakan laki-laki.

Sebelumnya Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, dr Baharullah, mengatakan 50 WNI stranded dari Tawau, Malaysia itu tak mengantongi swab PCR.

Baca juga: Puluhan WNI dari Malaysia Dipulangkan ke Tanah Air, BP2MI Nunukan: PMI Karantina 8 Hari di Rusunawa

Alasan mereka tak bawa hasil negatif test swab PCR, karena biaya swab PCR di negeri jiran itu terbilang mahal, yakni di atas Rp 1 juta.

Namun, pernyataan bahwa 50 WNI masuk Nunukan tak membawa swab PCR, dibantah pihak Konsulat RI di Tawau, melalui Staf Pelaksana Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya Konsulat RI di Tawau, Emir Faisal.

"Mereka (50 WNI) itu membawa hasil negatif swab PCR loh," kata Emir Faisal kepada TribunKaltara.com, melalui pesan WhatsApp, Minggu (25/07/2021), pukul 13.00 Wita.

Menurutnya, sebelum diberangkatkan kembali ke tanah air WNI wajib melakukan swab PCR.

Kantor Kesehatan Pelabuhan Nunukan lakukan pemeriksaan swab PCR terhadap 50 WNI stranded dari Tawau, Malaysia yang tiba di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Kamis (22/07/2021), sore.
TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus Felis.
Kantor Kesehatan Pelabuhan Nunukan lakukan pemeriksaan swab PCR terhadap 50 WNI stranded dari Tawau, Malaysia yang tiba di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Kamis (22/07/2021), sore. TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus Felis. (TRIBUNKALTARA.COM/FELIS)

Bagi yang tidak bersedia dilakukan swab PCR, maka tidak diizinkan kembali ke Indonesia.

"Kami cek hasil swab PCRnya. Bagi yang tidak ada kami tidak izinkan berangkat. Waktu pendaftaran ada 120 orang, tapi ada yang tidak bersedia bayar swab PCR.

Selain itu ada yang juga tidak bisa dihubungi. Bahkan ada juga yang sudah pulang lewat jalur samping," ucapnya.

Emir mengaku, dari 120 WNI yang telah mendaftar untuk pulang ke tanah air, hanya 50 orang yang bersedia membayar swab PCR.

Baca juga: Wajib Berlakukan PPKM Level 4 Mulai Senin Besok, Ini Reaksi Bupati Nunukan Asmin Laura

"Kami patuh pada SE nomor 08 tahun 2021 yang menyebutkan setiap pelaku perjalanan dari luar negeri wajib swab PCR.

Namun, secara aturan walaupun sudah memegang hasil negatif swab PCR, saat tiba di dalam negeri tetap dilakukan kembali swab PCR," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved