Rabu, 29 April 2026

Olimpiade Tokyo 2020

Hasil Bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020, Epic Comeback Ginting Benamkan Asa Antonsen Raih Medali

Hasil bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020, Epic Comeback Anthony Ginting benamkan asa Antonsen raih medali Olimpiade Tokyo 2020, ini kunci suksesnya.

KOLASE TRIBUNKALTARA.COM
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting sukses menaklukkan Heo Kwan Hee asal Korea Selatan dengan skor 21-15, 11-21 dan 21-16 pada laga pembuka Yonex Thailand Open 2021. 

TRIBUNKALTARA.COM - Hasil bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020, Epic Comeback Anthony Ginting benamkan asa Antonsen raih medali Olimpiade Tokyo 2020, ini kunci suksesnya.

Harapan Indonesia untuk meraih medali emas pada kejuaraan badminton ajang Olimpiade Tokyo 2020 terbuka. setelah Anthony Ginting mengalahkan wakil Denmark, Anders Antonsen.

Pertandingan berjalan sangat menarik, kala Anthony Ginting kalah di game kedua, dan tertinggal cukup jauh di game ke 3.

Namun, perjuangan kerja keras Anthony Ginting membalikan keadaan, dengan membenamkan asa Anders Antonsen melalui rubber game, 21-18, 15-21 dan 21-18.

Baca juga: Dukung Tim Bulutangkis Indonesia, Ginting vs Antonsen Pukul 11.45 WITA, Link Live Streaming di Sini

Baca juga: Lawan Peringkat 3 Dunia, Anthony Ginting jadi Tumpuan Indonesia Dulang Emas Olimpiade Tokyo 2020

Tunggal putra andalan Indonesia, Anthony Ginting memberikan tanggapan seusai berhasil mengamankan tiket semifinal Olimpiade 2021 cabor bulutangkis, Sabtu (31/7/2021).

Terhampar di Musashino Forest Plaza, court 1, Anthony Ginting sukses mengalahkan wakil Denmark, Anders Antonsen lewat rubber game, 21-18, 15-21 dan 21-18.

Kemenangan ini menghantarkan seorang Anthony Ginting mengukir rekor baru.

Ia menjadi pebulu tangkis pertama Indonesia yang menapak ke babak semifinal setelah Taufik Hidayat pada tahun 2004 lalu di Olimpiade Athena.

Ginting kemudian membongkar kiat suksesnya menjaga dominasi atas Antonsen untuk memenangkan pertandingan.

Diakui olehnya, permainan ofensif menjadi kunci sukses Ginting bisa mengatasi perlawanan pebulu tangkis nomor tiga dunia itu.

"Dari game terakhir, saya berpikir bahwa drift akan mengarah ke lawan saya, karena itu saya mencoba menyerangnya dan tidak terlalu banyak mengangkat shuttle," terang Anthony Ginting, seperti yang dikutip dari laman Badminton Europe.

Sebagaimana yang diketahui, Ginting memiliki catatan mentereng ketika bersua dengan rekan senegara Viktor Axelsen tersebut.

Tercatat, dari tiga pertemuan sebelumnya, Ginting sukses meraih kemenangan. Artinya, dengan hasil ini, Ginting membukukan unbeaten di empat pertemuan beruntun dengan andalan Denmark tersebut.

"Saya pikir kuncinya adalah kinerja saya di pertandingan terakhir. Pada titik kritis, saya berusaha keras untuk menyerangnya."

"Itu sebabnya saya memenangkan banyak poin. Saat Anders memimpin, saya mencoba mengubah taktik bermain saya, saya mencoba menyerang lebih dan lebih," tambah Ginting.

Baca juga: JADWAL Olimpiade Hari Ini, Ginting dan Greysia/Apriyani Berjuang Raih Medali, Live TVRI & Indosiar

Butuh waktu 80 menit bagi urutan nomor lima dunia itu untuk menyudahi perlawanan Anders Antonsen.

Diakui Ginting, dirinya langsung berteriak setelah berhasil mengamankan tiket ke babak empat besar.

"Poinnya sangat dekat di pertandingan terakhir, kami berdua gugup, ingin menang. Ketika saya menang, saya hanya berteriak! Itu berarti segalanya bagi saya untuk berada di semifinal karena ini adalah Olimpiade."

"Ini adalah salah satu impian saya. Saya berusaha memberikan yang terbaik setiap saat," terangnya.

Ginting diharapkan bisa menjawab tugas berat yang diembannya dengan raihan medali tertinggi dari sektor tunggal putra.

Tersingkirnya Jonatan Christie pada babak 16 besar membuat Ginting menjadi satu-satunya tunggal putra yang tersisa di Olimpiade 2021.

Meskipun demikian, tugas Anthony Sinisuka Ginting untuk menembus partai final tak akan mudah.

Pasalnya, pada babak semifinal nanti, Ginting sudah ditunggu oleh tunggal putra asal China, Chen Long.

Chen Long sukses menyudahi perlawanan wakil China Taipei, Cho Tien Chen dengan rubber game, 21-14, 9-12, dan 21-14.

Duel Anthony Ginting vs Chen Long akan berlangsung pada, Minggu (1/8/2021) sekiranya pukul 11.50 WIB.

Layak ditunggu bagaimanan Anthony Ginting menghadapi pebulu tangkis kawakan asal Negeri Tirai Bambu tersebut.

Anthony Ginting jadi Tumpuan Indonesia Dulang Emas Olimpiade Tokyo 2020

 Pebulutangkis Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting menjadi tumpuan Merah Putih mendulang medali emas bulu tangkis tunggal putra di Olimpiade Tokyo 2020.

Siang nanti pebulutangkis nomor 5 dunia versi BWF itu akan meladeni pemain Denmark Anders Antonsen.

Anders Antonsen saat ini bercokol di posisi ketiga dunia, dan tepat berada di bawah rekan senegaranya Viktor Axelsen.

Di cabor bulu tangkis tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting jadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa.

Sebelumnya, rekan Anthony Sinisuka Ginting, yakni Jonatan Christie sudah terlebih dahulu gugur di Olimpiade Tokyo 2020.

Selain Anthony Sinisuka Ginting, pemain ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu juga berjuang pada Sabtu 31 Juli 2021 pagi ini.

Baca juga: JADWAL Olimpiade Hari Ini, Ginting dan Greysia/Apriyani Berjuang Raih Medali, Live TVRI & Indosiar

Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting akan turun bertanding pada hari ini, Sabtu (31/7/2021).

Anthony Ginting akan berhadapan dengan jagoan Denmark, Anders Antonsen di Musashino Forest Sport Plaza.

Perjuangan Anthony Ginting untuk mengalahkan Antonsen siang nanti bisa dibilang tak akan mudah.

Pasalnya, kemampuan Antonsen dalam beradu shuttlecock tak perlu diragukan lagi.

Skill mumpuni tersebut berbanding lurus dengan peringkat sang pemain di klasemen versi BWF.

Ia kini menempati peringkat ketiga di bawah rekan senegaranya, Viktor Axelsen.

Sementara Ginting berada di peringkat kelima.

Baca juga: Peluang Balaskan Dendam The Minions, Berikut Skenario Ahsan/Hendra Raih Emas di Olimpiade Tokyo 2020

Meski demikian, karib Jonatan Christie itu memiliki senjata tersendiri untuk mengalahkan lawannya itu.

Senjata itu tercipta dari laganya yang digelar di babak 16 besar cabor bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020.

Pada fase itu, Ginting bersua wakil Jepang, Kanta Tsuneyama.

Pertandingan itu seakan menumbuhkan semangat membara dari dalam diri sang pemain.

Wakil Tim Merah Putih ini tampil memukau dan hanya memerlukan waktu sekira 49 menit untuk mengakhiri laga.

Tak hanya itu, pebulutangkis kelahiran Cimahi tersebut benar-benar mengontrol jalannya pertandingan dengan penampilan agresif.

"Hari ini saya merasa saya tampil cukup baik, saya berhasil mengendalikan permainan sepanjang pertandingan," ungkap Ginting dikutip dari Badminton Indonesia.

Meski demikian, Ginting bertekad meningkatkan fokus kala meladeni Antonsen.

Sebab, Antonsen bakal menyiapkan 1001 cara untuk mengalahkan Ginting.

"Pertandingan selanjutnya akan lebih berat jadi saya harus lebih fokus lagi," ujar Ginting.

"Saya memang unggul head to head 3-0 tapi saya tetap harus waspada dengan permainan dia."

"Apalagi kami sudah lama tidak bertemu pasti akan ada perubahan," lanjutnya.

Jadwal Badminton Olimpiade Tokyo 2021 Hari Ini, Sabtu (31/7/2021):

Pukul 07.50 WIB - Greysia Polii/Apriyani Rahayu ( Indonesia ) vs Lee Soo Hee (4/Korea Selatan)

Pukul 10.20 WIB - Anthony Sinisuka Ginting (5/ Indonesia ) vs Anders Antonsen (3/ Denmark )

Baca juga: Peluang Ahsan/Hendra Melaju ke Final Olimpiade Tokyo 2020, Mungkinkah Bertemu Penakluk The Minions?

(*)

(Tribunnews.com/Giri)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Anthony Ginting Bongkar Kunci Sukses Libas Antonsen, Chen Long Tunggu Wakil Indonesia di Semifinal

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bulutangkis Olimpiade: Senjata Anthony Ginting Libas Anders Antonsen di Perempat Final

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved