Berita Daerah Terkini

Bukan Tolak Keinginan Gubernur Kaltim Isran Noor jadikan Vino Anak Angkat, Keluarga Belum Bisa Jawab

Bukan menolak keinginan Gubernur Kaltim Isran Noor jadikan Vino bocah malang yatim piatu karena Covid-19 anak angkat, keluarga hanya belum bisa jawab.

Kolase TribunKaltara.com / TribunKaltim.co / Nevrianto Hardi Prasetyo dan Febriawan
Gubernur Kaltim Isran Noor berniat menjadikan Vino, bocah yatim piatu yang jalani isolasi mandiri di Kutai Barat, jadi anak angkat. (Kolase TribunKaltara.com / TribunKaltim.co / Nevrianto Hardi Prasetyo dan Febriawan) 

Saya bapak dari ibunya Vino, Lina Safitri. Saya datang ke sini didukung sama bupati dan Dinsos kabupaten Sragen. Saya hanya bisa menyampaikan terima kasih kepada pemerintah di Kutai Barat. Kemudian masyarakat semuanya dari kalangan bawah sampai ke atas. Mudah-mudahan wilayah sini bisa sejahtera selalu,” ucap Yatin.

Soal masa depan Vino menurut sang kakek, juga mendapat dukungan penuh dari bupati Sragen dan kementerian pendidikan. Sementara soal tempat tinggal Vino masih akan didiskusikan dengan keluarga dari ayah dan ibu Vino.

“Vino punya dua keluarga di Sragen. Mbah Mitro dan mbah Yatim saya sendiri. Mbah Mitro itu orang tua dari ayahnya Vino, Kino Raharjo. Nanti keputusannya Vino mau ikut mbah Mitro atau mbah Yatin monggo. Kalau ikut saya, Alhamdulillah senang, ikut mbah Mitro saya juga mendukung,” ujar Yatin. 

Sementara itu, Pemkab Sragen juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada masyarakat dan simpatisan selama ini serta pemkab Kubar yang telah meberikan perhatian khusus kepada Vino.

“Terima kasih kami sampaikan kepada pemerintah dan masyarakat kabupaten Kutai Barat yang telah peduli dengan adik Vino ini.

Baca juga: Isran Noor Minta Izin Istri, Berniat Bawa Vino, Bocah Yatim Piatu di Kutai Barat jadi Anak Angkat

Baca juga: Disebut Relationship Goals, Vino G Bastian Beri Alasan Menohok Hanya Follow Instagram Marsha Timothy

Bupati Kutai Barat FX Yapan beserta Wakilnya,  H. Edyanto Arkan, Kapolres Kutai Barat AKBP Irwan Yuli Prasetyo serta Dandim 0912/KBR secara simbolis melepas keberangkatan Vino menuju Kampung halamannya di Sragen, Jawa Tengah.
Bupati Kutai Barat FX Yapan beserta Wakilnya,  H. Edyanto Arkan, Kapolres Kutai Barat AKBP Irwan Yuli Prasetyo serta Dandim 0912/KBR secara simbolis melepas keberangkatan Vino menuju Kampung halamannya di Sragen, Jawa Tengah. (istimewa)

Atas nama pemerintah kabupaten Sragen kami mengucapkan terima kasih. Yang kedua untuk kepulangan kami harus menjalani tes PCR dulu. Mudah-mudahan hasilnya negatif supaya kami bisa terbang,” ujar Petugas Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) Perlindungan Anak Kabupaten Sragen Januri. 

Isran Noor Niat Jadikan Vino Anak Angkat

Gubernur Kaltim, Isran Noor, minta izin istri dan keluarga, ingin bawa Vino, bocah yatim piatu yang isolasi mandiri di Kutai Barat jadi anak angkat.

Nasib Vino, bocah yatim piatu yang menjalani isolasi mandiri di Kutai Barat, Kalimantan Timur, sempat menarik simpati dan empati berbagai pihak.

Bocah bernama lengkap Aldiano Dafa Raharjo itu menjalani isolasi mandiri tanpa ayah dan ibunya yang meninggal akibat terpapar Covid-19.

Akibatnya, bocah berusia 10 tahun itu hidup sebatang kara dalam masa pemulihan isolasi mandiri di Kampung Linggang Purworejo, Kecamatan Tering, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur.

Kondisi Vino saat ini tidak menunjukkan gejala Covid-19 dan belum dinyatakan sembuh.

Bocah yang tinggal di Kutai Barat ini harus menjalani isolasi mandiri hingga 26 Juli 2021 nanti.

Menyikapi kondisi Vino yang hidup sebatang kara tanpa ayah dan ibu, Gubernur Kaltim, Isran Noor tak tinggal diam.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved