Breaking News:

Berita Daerah Terkini

4 Jam Relawan dan Pemadam Hadapi Kebakaran Gudang Kayu PT Sumalindo, Si Jago Merah Akhirnya Padam

4 jam relawan dan pemadam hadapi kebakaran gudang kayu PT Sumalindo, si jago merah akhirnya padam.

Editor: M Purnomo Susanto
TribunKaltara.com/Rita Lavenia
Tepat pukul 23.00 WITA, akhirnta api padam, para relawan masih memadamkan sisa-sisa api yang tertimbun. TribunKaltara.com/Rita Lavenia 

TRIBUNKALTARA.COM, SAMARINDA - 4 jam relawan dan pemadam hadapi kebakaran gudang kayu PT Sumalindo, si jago merah akhirnya padam.

Setelah 4 jam dilakukan pemadaman, akhirnya tepat pukul 23.00 WITA, api yang melahap salah satu gedung PT Somalindo, yang berada di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Loajanan Ilir, Samarinda akhirnya padam.

Meski begitu, menurut keterangan Chandra, salah seorang Relawan Aman Samarinda (RAS) lokasi belum dikatakan clear padam total, karena terhalang tumpukan barang di dalam gudang yang masih belum dijangkau.

Pemuda 19 tahun ini mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pembasahan untuk menghilangkan sisa kebakaran hingga lokasi dikatakan TKA atau clear.

Baca juga: Kebakaran Gudang Kayu PT Sumalindo, Relawan Sebut Tingkat Api Masih 15 Persen, Ini Penyebabnya

Baca juga: Kebakaran Besar Terjadi di Gudang Kayu PT Sumalindo, Relawan dan PMK Bersatu Berusaha Padamkan Api

"Pemadam sudah bubar, karena api sudah ditakhlukan. Tapi ini wilayah kami jadi kita yang akan clearkan lokasi," terang Candra kepada TribunKaltim.co.

Untuk kendalanya sendiri, Ia mengatakan para pemadam sulit menemukan titik air, meski begitu cepat teratasi lantaran perusahaan dekat dengan Sungai Mahakam.

Candra juga menjelaskan pemadaman cukup lama karena PMK terhalang tralis besi dan tembok yang mengelilingi gedung.

"Jadi ini (bangunan terbakar) sebenarnya gudang tepung. Kita tadi tidak bisa masuk karena materialnya mudah terbakar jadi kita terpaksa panjat gedungnya," ucapnya.

Sementara untuk saat ini dari pantaun TribunKaltim.co, masih ada sedikit api yang menyala.

Candra dan rekan relawan lainnya mengatakan hal itu lantaran masih banyak tumpukan material yang menjadi arang dan menyisakan api.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved