Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Soal Harga Swab Test PCR Diturunkan, Wali Kota Tarakan dr Khairul Ngaku Tunggu Instruksi Pusat

Begini reaksi Wali Kota Tarakan dr Khairul usai Jokowi meminta harga PCR diturunkan.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Wali Kota Tarakan, dr Khairul. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi memerintahkan harga swab test PCR diturunkan. Ini juga akan diberlakukan di seluruh daerah.

Dikatakan Wali Kota Tarakan, dr Khairul pihaknya saat ini menunggu instruksi langsung dari Menkes.

Khairul menjelaskan mengenai harga yang sudah ditetapakan untuk PCR selama ini di masing-masing rumah sakit di Kota Tarakan.

Baca juga: Presiden Jokowi Minta Harga PCR Diturunkan, Bagaimana Kebijakan Rumah Sakit di Nunukan?

Penetapan harga dari rumah sakit berdasarkan survei dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Setelah BPKP menyelesaikan survei harga, mereka biasanya ikut mematok harga maksimal yang bisa diberlakukan.

“Sebenarnya juga kalau harga yang diberlakukan pemerintah, biasanya dia marginnya itu mengacu Permenkes.

Berapa modalnya, berapa BHP yang digunakan dan ditetapkan dengan margin. Misalnya untuk pemeliharaan,” ujarnya.

Ia melanjutkan, hanya rumah sakit pemerintah yang menyiapkan pelayanan swab PCR saat ini.

Sementara itu untuk badan layanan umum (BLU) masing-masing rumah sakit, pasti memiliki standar perhitungan sendiri.

“Kalau misalnya harga barang yang dibeli itu murah tentu harganya diberikan kepada masyarakat pasti murah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved