Berita Nasional Terkini
KPK dan Firli Bahuri Ramai-ramai Disindir usai Klaim Orang Dalam Tahu Keberadaan Harun Masiku
Komisi Pemberantasan Korupis ( KPK) dan Firli Bahuri ramai-ramai disindir usai klaim orang dalam tahu keberadaan eks PDIP Harun Masiku.
Bambang melanjutkan, sejak satu bulan lalu penyelidik KPK Harun Al Rasyid juga sudah menyampaikan adanya dugaan lokasi di mana Harun Masiku berada.
Namun, kala itu pimpinan KPK tidak ada yang merespons pernyataan Harun Al Rasyid.
Tidak hanya itu, malah KPK terlihat menyingkirkan Harun Al Rasyid melalui mekanisme tes wawasan kebangsaan.
"Tiba-tiba sekarang mengatakan kalau tahu keberadaan Harun Masiku," tutur Bambang Widjojanto.
Bambang Widjojanto menegaskan, jika KPK tidak benar-benar mengetahui keberadaan Harun Masiku, namun menyampaikan informasi sebaliknya pada publik, maka hal itu termasuk tindakan obstruction of justice atau menghalang-halangi proses hukum.
"Karena seolah-olah melakukan penegakan hukum tapi itu tidak sungguh-sungguh dilakukannya.
Etalase penegakan hukum hanya menciptakan fatamorgana keadilan," kata Bambang Widjojanto.
Baca juga: Babak Baru Polemik TWK Pegawai KPK, Firli Bahuri Cs Sudah 10 Kali Abaikan Surat Panggilan Komnas HAM
Klaim orang dalam KPK
Sebelumnya, Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto menyebut bahwa pihaknya telah mengetahui keberadaan buron Harun Masiku.
"Hanya saja karena tempatnya tidak di dalam (negeri). Kita mau ke sana juga bingung.
Pandemi sudah berapa tahun," ujar Karyoto dalam konferensi pers, Selasa (24/8/2021).
"Saya sangat nafsu sekali ingin menangkapnya. Waktu itu Pak Ketua ( Firli Bahuri) sudah perintahkan, kamu berangkat, saya siap pak, tetapi kesempatannya yang belum ada," ujar dia.
Karyoto mengaku sudah mendapat informasi mengenai keberadaan Harun Masiku, bahkan sebelum salah seorang Kasatgas nonaktif KPK, Harun Al Rasyid menyebut buron tersebut terdeteksi di Indonesia.
"Memang kemarin sebenarnya sudah masuk ya (informasinya). Sebelum Harun Al Rasyid teriak-teriak saya tahu tempatnya,” ujar Karyoto.
Ia memastikan KPK akan menangkap Harun Masiku selama lokasi keberadaannya bisa dijangkau.