MasterChef Indonesia
Nadya MasterChef Indonesia Disebut Netizen Tak Pantas Lanjut ke Grand Final, Lord Adi Beri Pembelaan
Pria asal Tanah Datar, Sumatera Barat itu mencoba menenangkan Nadya agar tak terpengaruh dengan cibiran netizen.
Penulis: Titik Wahyuningsih | Editor: Amiruddin
Namun komentar kontestan yang dikabarkan terlibat cinta lokasi dengan Bryan itu mengundang cibiran dari sejumlah netizen.
Tak sedikit dari mereka yang menyebut bahwa dirinya tak layak untuk masuk ke babak grand final.
Mendapati Nadya dihujat oleh netizen, Lord Adi pun lantas memberikan pembelaan untuk Nadya yang sudah ia anggap seperti anaknya sendiri.
Pria asal Tanah Datar, Sumatera Barat itu mencoba menenangkan Nadya agar tak terpengaruh dengan cibiran netizen.
“@nadya.mci8 biar apa kata mereka, kau dan aku nggak perlu gusar be champion and nothing else matter,” tulis Lord Adi.
“For the twp of you, and you guys have do the best and always be the best. I will always support you, stay safe and fokus,”
Baca juga: Sempat Bertemu Bupati saat Pulang Kampung, Lord Adi Positif Covid-19, Chef Arnold Bereaksi
“@jualproduk.katalog mending fokus jualan daripada toxic,” timpal Chef Arnold menyentil netizen yang nyinyir di lapaknya.
Sebagaimana yang diketahui Lord Adi gagal lanjut ke babak grand final MasterChef Indonesia usai cendol buatannya kala dengan kue es teller buatan Nadya.
Usai tereliminasi, Nadya pun menuliskan salam perpisahan dengan mengunggah foto bersama Lord Adi.
Ia mengaku selama ini bahagia mengenal sosok Adi di galeri MasterChef.

"Dear Lord Adi the Time Keeper,
I still cannot believe it that im going through the final.
You know i love you!
Thank you for the fun and laugh throughout the competition.
Will miss you