Breaking News:

Berita Daerah Terkini

Kesaksian Camat soal Kasus Satpol PP Aniaya Pemabuk di Blora Jawa Tengah: Ia Dipindah, Melanggar SOP

Kesaksian Camat Cepu, Blora, Jawa Tengah, Luluk Kusuma Agung Ariadi soal kasus Satpol PP aniaya pemabuk: Ia (Sanksinya) pindah, melanggar SOP.

Shutterstock via Tribun Batam
ILUSTRASI penganiayaan. Dua oknum Polisi Militer Lanud Johannes Abraham Dimara, Merauke diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang pria di Papua. 

TRIBUNKALTARA.COM - Kesaksian Camat Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Luluk Kusuma Agung Ariadi soal kasus Satpol PP aniaya pemabuk: Ia (Sanksinya) pindah, melanggar SOP.

Perbuatan oknum Satpol PP yang menendang pemabuk di Blora, Jawa Tengah menjadi viral di media sosial.

Akibat perbuatan Satpol PP yang dianggap melanggar Standar Operasional Prosedur tersebut, oknum Satpol PP pelaku penganiayaan tersebut dipindah tugaskan.

Selanjutnya, kesaksian Camat Cepu terkait kejadian tersebut juga disajikan dalam artikel ini.

Baca juga: 156 Sampel Diuji Swab Antigen, Kasatpol PP & PMK Tarakan Hanip Matiksan: 2 Personel Positif Covid-19

Viralnya video oknum Satpol PP yang menendang pemuda mabuk di Kelurahan Karangboyo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, membuat pihak kecamatan angkat bicara.

Camat Cepu, Luluk Kusuma Agung Ariadi, mengatakan sebelum peristiwa tersebut terjadi, lokasi kos-kosan itu memang kerap dijadikan sebagai tempat pesta miras oleh para pemuda.

"Laporan warga tempat tersebut sering digunakan untuk pesta miras," ucap Luluk saat dihubungi Kompas.com, Jumat (3/9/2021).

Luluk sering mendapatkan laporan dari warga terkait aktivitas para pemuda tersebut yang dinggap melanggar ketenteraman masyarakat.

Bahkan, para pemuda tersebut juga diduga memalak warga yang melewati lokasi itu.

"Kejadian tidak hanya sekali ini saja, sebelumnya warga juga telah melaporkan dan pada saat itu juga sudah ramai, karena warga yang lewat di depan kos pintu gerbang itu sering dimintai Rp 2.000 Rp 5.000, dan pada saat yang pertama juga ada sajamnya juga," katanya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved