Breaking News:

Sejarah Piala Sudirman, Kompetisi Beregu Bulu Tangkis yang Selalu Digelar di Tahun yang Ganjil

Sejarah nama Piala Sudirman yang merupakan ajang kompetisi beregu bulu tangkis yang digelar setiap dua tahun sekali.

Editor: N Anastasia
Instagram/tvrinasional
Jadwal laga Indonesia di Sudirman Cup. 

Pada 1978, WBF memisahkan diri dari IBF sehingga ada dua organisasi bulu tangkis dunia yang berjalan bersamaan.

Pada 1979, Sudirman menjadi pelopor pertemuan informal kedua organisasi itu di Bandung.

Ia pun mencari jalan keluar agar dua organisasi bulu tangkis itu bisa bersatu, termasuk menggelar pertandingan persahabatan antara pemain dari kedua federasi.

Usulan Sudirman diterima dan menjadi dasar rekonsiliasi IBF dan WBF.

Tepat pada 28 Mei 1981, kedua badan itu bersatu dan kini dikenal sebagai BWF.

Setelah Sudirman wafat karena penyakit yang ia derita pada 1986, teman lamanya dan Wakil Ketua PBSI Suharso Suhandinata mengirim surat kepada Presiden IBF Arthur Jones untuk membuat kompetisi sebagai tanda penghormatan untuk Sudirman.

Gagasan Suharso itu kemudian didiskusikan pada pertemuan Dewan IBF pada 1986.

Jadwal laga Indonesia di Sudirman Cup
Jadwal laga Indonesia di Sudirman Cup (Instagram @tvrinasional)

Selanjutnya, pada 1988 IBF membuka kemungkinan mengadakan kejuaraan beregu campuran dunia dan menerima tawaran Indonesia sebagai tuan rumah.

Karena kalender turnamen yang begitu ketat, Dewan IBF memutuskan bahwa kejuaraan yang diberi nama Piala Sudirman atau Sudirman Cup itu digelar bersamaan dengan Kejuaraan Dunia.

Dari kompetisi 1989 Piala Sudirman lahir untuk pertama kalinya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved