Berita Bulungan Terkini

Pemprov Kaltara Usulkan Rp 3 Triliun untuk Kawasan Khusus Tanjung Selor, Ini Respon Bupati Bulungan

Pemprov Kaltara usulkan Rp 3 triliun untuk kawasan khusus Tanjung Selor, ini respon Bupati Bulungan Syarwani.

TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI
Foto udara wilayah Tanjung Selor dan Tanjung Palas yang dipisahkan oleh Sungai Kayan (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Pemprov Kaltara usulkan Rp 3 triliun untuk kawasan khusus Tanjung Selor, ini respon Bupati Bulungan Syarwani.

Pihak Pemprov Kaltara melalui Tim Percepatan Pembentukan Kawasan Khusus Tanjung Selor telah mengusulkan anggaran senilai Rp 3 Triliun kepada pemerintah pusat terkait pembangunan kawasan khusus Tanjung Selor.

Kawasan Khusus Tanjung Selor diketahui direncanakan untuk membangun pusat pemerintahan Ibukota Kaltara, sekaligus mempersiapkan Tanjung Selor sebagai Kotamadya.

Baca juga: Bulungan Juara Umum Pesparani Tingkat Provinsi, Gratia Bangga Wakili Kaltara ke Level Nasional

Selain itu, dengan adanya Kawasan Khusus yang areanya mencakup Kecamatan Tanjung Palas, maka juga mempersiapkan pemindahan Ibukota Kabupaten Bulungan ke Tanjung Palas.

Merespon hal itu, Bupati Bulungan Syarwani mengaku mendukung usulan pihak Pemprov Kaltara. Dirinya berharap usulan tersebut dapat terealisasi di tahun 2022 mendatang.

"Mudah-mudahan usulan ini mendapatkan respon dari kementerian terkait dalam upaya percepatan pembangunan kawasan khusus Ibukota Kaltara," kata Bupati Syarwani, Senin (27/9/2021).

Baca juga: Bupati Syarwani Beber Kendala Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bulungan, Lakukan Jemput Bola

Terkait jumlah anggaran yang diusulkan, pihaknya mengatakan angka tersebut cukup realistis untuk melakukan pembangunan kawasan khusus.

Menurutnya dana sebesar itu bisa saja tidak berasal dari APBN, namun juga bisa berasal dari APBD baik Pemprov Kaltara maupun Pemkab Bulungan.

"Secara akumulasi mungkin, tapi kita lihat tidak hanya dari APBN saja, mungkin bisa juga kolaborasi Pemprov dan juga Pemkab," katanya.

Lebih lanjut, Bupati Syarwani mengaku, hingga kini dasar hukum yang nantinya mengatur pembangunan Kawasan Khusus Tanjung Selor belum selesai tersusun.

Namun dirinya meyakini usulan dari pihak Pemprov Kaltara dapat mempercepat realisasi pembangunan Kawasan Khusus tersebut.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Minggu 26 September 2021, BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Bulungan Cerah

"Memang pernah kita diskusikan di tingkat Kemendagri, tapi sampai hari ini belum ada aturan Peraturan Pemerintah untuk pembangunan Kawasan Khusus," ujarnya.

"Tapi tentu usulan ini bisa menjadi bagian percepatan pembangunan kawasan khusus," tambahnya.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved