Jumat, 1 Mei 2026

Berita Tarakan Terkini

Dampak Angin Kencang, Perahu Nelayan di RT 6 Lingkas Ujung Tarakan Terbelah Dua Dihantam Gelombang

Satu perahu milik warga RT 6 Kelurahan Lingkas Ujung Tarakan hancur dan terbelah dua dihantam gelombang.

Tayang:
Penulis: Andi Pausiah | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Tampak perahu milik Sanusi, warga RT 6 Kelurahan Lingkas Ujung rusak parah dan terbelah menjadi dua, dampak dari terjangan ombak dan angin kencang yang terjadi, Rabu (6/10/2021) malam tadi sekitar pukul 19.30 WITA. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Kondisi cuaca, angin kencang ketinggian gelombang yang tak bersahabat pada Rabu (6/10/2021) malam tadi, menyebabkan satu perahu milik warga RT 6 Kelurahan Lingkas Ujung hancur dan terbelah dua.

Informasi ini disampaikan Rustam, Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kota Tarakan dalam grup komunitas WhatsApp.

Baca juga: Diamankan di Hotel, Polres Tarakan Beber Kronologis Penangkapan 3 Pelaku Pemilik Sabu 91,32 gram

Ia membeberkan, bahwa salah seorang nelayan yakni Sanusi, yang tinggal di RT 6 Kelurahan Lingkas Ujung kehilangan perahu yang juga sekaligus digunakan sebagai tempat tinggal dan sarana mencari makan, hancur dihantam gelombang tinggi Rabu (6/10/2021) malam tadi.

“Kejadiannya sekitar pukul 19.30 WITA,” bebernya.

Ia berharap ada tindak lanjut bantuan yang bisa diberikan pemerintah atas musibah yang dialami salah seorang nelayan tradisional di Tarakan.

“Terima kasih juga untuk teman-teman media sudah mengangkat berita ini. Semoga mejadi penyambung dengan pemerintah dan semoga bisa jadi perhatian pemerintah dalam melindungi nelayan,” bebernya.

Sementara itu, Ketua RT 6, Rusdiah membenarkan salah seorang warganya yakni Sanusi yang berprofesi sebagai nelayan menjadi korban.

Satu perahu bermesin sekitar 15 PK hancur diterjang gelombang di area pesisir RT 6 malam tadi.

“Kejadiannya pukul 19.30 WITA tadi malam. Beliau masih di perahunya.

Ombak kencang sekali jadi beliau pas naik tangga ke atas jembatan pas juga pecah perahunya terbelah dua hancur,” beber Rysdiah

Ia melanjutkan, kondisi gelombang semalam memang cukup tinggi.

Meski demikian Sanusi sempat menyelamatkan pakaian dalam tas miliknya.

“Kalau kompor, pukat, hanyut. Mesin tenggelam, mungkin sudah rusak,” bebernya.

Lanjutnya lagi, dari pihak kelurahan sudah melakukan peninjauan pagi tadi.

Adapun informasi yang dihimpun dari Ketua KTNI Kota Tarakan, Rustam sudah melakukan penggalangan dana.

“Sudah dicarikan dana. Saya rasa itu tidak bisa diperbaiki perahunya.

Kalau bisa beli baru biarpun second atau bekas. Karena perahunya hancur parah,” jelasnya.

Baca juga: Polres Tarakan Kembali Musnahkan 120,67 gram Sabu-Sabu, Dilakukan Dengan Dilarutkan ke Dalam air

Ia melanjutkan, beberapa hari terakhir memang terjadi hujan. Dan anginnya cukup kencang seperti angin puting beliung.

“Lumayan kencang semalam anginnya mungkin ditambah gelombangnya juga lumayan.

Ombaknya semalam bergulung-gulung, ngeri,” pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved