Selasa, 28 April 2026

Berita Pemprov Kaltara

Pemprov Kalimantan Utara Tanam Ribuan Bibit Mangrove di Desa Ardi Mulyo Bulungan

Gubernur Kaltara Zainal Paliwang menghadiri penanaman secara simbolis ribuan bibit mangrove di Desa Ardi Mulyo Bulungan.

Editor: Amiruddin
Foto: DKISP Kaltara
Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang di sela acara penanaman mangrove di Desa Ardi Mulyo. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Untuk memulihkan ekosistem di wilayah pesisir, ribuan bibit pohon bakau ( mangrove ) ditanam Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara ( Kaltara ) di Desa Ardi Mulyo, Kabupaten Bulungan, Sabtu (23/10/2021).

Penanaman ribuan bibit pohon bakau ini dilakukan secara simbolis Gubernur Kaltara, Drs. H. Zainal A. Paliwang bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Dinas Kehutanan seluruh daerah di Kaltara.

Baca juga: Sambut HUT ke-9 Provinsi Kalimantan Utara, Tim Penggerak PKK Gelar Aksi Sosial

Gubernur menjelaskan, penanaman bibit bakau ini untuk menggantikan pohon-pohon bibit di wilayah pesisir yang telah rusak atau mati termakan usia. Di mana, dalam aksi pelestarian hutan mangrove ini terdapat sekitar 8.000 bibit bakau ditanam.

“Kegiatan ini bentuk upaya Pemprov Kaltara melestarikan hutan mangrove di Kaltara, apalagi hutan mangrove di Kaltara saat ini menjadi percontohan dunia yang dicanangkan Presiden Joko Widodo,” jelas Gubernur.

Selain upaya melestarikan hutan mangrove, Gubernur mengatakan, penanaman bibit bakau ini untuk mengembalikan ekosistem yang hidup diseputaran hutan mangrove, mulai terancam keberadaanya akibat rusaknya pohon bakau.

“Jika hutan mangrove rusak pasti ekosistem disekitarnya juga mati, jadi penanaman pohon bakau ini sangat perlu untuk memperbaiki ekosistem yang ada,” kata Gubernur.

Saat ini luas hutan mangrove mencapai 181 ribu hektar tersebar di seluruh daerah di Kaltara. Melalui upaya pelestarian ini, kedepannya luas hutan mangrove terus bertambah.

Baca juga: Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang: Festival Sungai Kayan Akan Kembali Digelar November 2021

“Target kita bisa mencapai 200 hektar lebih, sehingga keberadaan hutan mangrove di Kaltara ini berdampak baik dan menambah nilai ekonomis bagi masyarakat sekitarnya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, Gubernur turut mengajak masyarakat Kaltara untuk bersama-sama menjaga kelestariran hutan mangrove di Kaltara.

Jika perlu, jika ada masyarakat yang mengetahui adanya pohon bakau yang rusak segera dilaporkan kepada terkait.

“Mari kita sama-sama jaga hutan mangrove, jika ada yang rusak segera laporkan agar dapat segera diperbaiki,” harapnya. (dkisp-kaltara)

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved