Breaking News:

Berita Bulungan Terkini

Plasma Sawit 20 Persen dari PT Gawi Plantations, Berikut Pernyataan Bupati Bulungan Syarwani

Plasma sawit 20 persen dari PT Gawi Plantations, berikut pernyataan Bupati Bulungan Syarwani.

TRIBUNKALTARA.COM/GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI
Bupati Bulungan Syarwani (TRIBUNKALTARA.COM/GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI). 

TRIBUNKALTARA.COM,BULUNGAN - Plasma sawit 20 persen dari PT Gawi Plantations, berikut pernyataan Bupati Bulungan Syarwani.

Setelah menerima mediasi, dan saran dari perwakilan kepala desa sekitar Sungai Kayan dan warga yang bertempat tinggal dekat perusahaan perkebunan sawit PT Gawi Plantations.

Syarwani menyatakan, akan membentuk tim Pokja audit lapangan yang dinaungi oleh Bagian Ekonomi Setkab Bulungan.

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG Selasa 30 November 2021, Hujan Ringan Guyur Bulungan Siang hingga Malam

Adapun anggota Pokja tersebut, dibeberkan Syarwani, nantinya Setkab Bulungan menunjuk perwakilan masyarakat sekitar kebun sawit PT Gawi Plantations sebanyak 2 orang

"Akan ada dibentuk Tim Audit dari permintaan teman-teman perwakilan desa dan kepala desa, nanti bakal di awasi oleh Pak Kapolres dari Dandim dan Wakil Bupati, serta Forkompinda saat itu juga," ungkapnya Selasa (30/11/2021).

Syarwani juga telah menerima tuntutan warga desa dekat perkebunan sawit PT Gawi Plantations adanya penanganan Corporate Social Responsibility (CSR), dengan menggaet tenaga kerja lokal, dan perbaikan sarana air bersih.

"Saya sudah peringatkan supaya pihak perusahaan, koperasi, dan kami pemerintah daerah untuk terus mengawasi dan berkoordinasi untuk melayani kebutuhan tuntutan masyarakat tersebut, agar tidak kembali terjadi kesalahan yang sama," ungkapnya.

Menurut Syarwani, kendala untuk menangani audit data PT Gawi Plantations dan pengelolaan kebun plasma oleh koperasi adalah soal mencari Sumber Daya Manusia (SDM).

"Tetapi kami juga membutuhkan tenaga profersional, karena audit untuk pembangunan kebum plasma dari sisi keuangan dan sisi fisik itu juga pasti berbeda-beda, mudah-mudahan sdm dpaat terpenuhi," ucapnya.

Baca juga: Lakalantas, Tabrakan antara Mobil dan Sepeda Motor Renggut Nyawa Pelajar SMA di Bulungan

Syarwani mengatakan, melalui pengelolaan kebun plasma yang diawasi koperasi agar tidak mudah diintervensi oleh perusahaan, supaya pengolaan dana plasma sawit 20 persen bisa tetap sesuai aturan dan kesepakatan bersama.

"Termasuk regulasi koperasi bakal di tingkatkan juga, tentu dinas Disperindagkop bakal di tingkatkan kembali fungsinya, agar plasma sawit 20 persen bisa, bisa terawasi sampai ke masyarakat, tentu melalui kesepakatan bersama dari hasil audiensi," ucapnya.

Penulis : Georgie Sentana Hasian Silalahi

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved