Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Cegah Penularan Covid-19 di Akhir Tahun, Bupati Nunukan Asmin Laura Minta Masyarakat tak Mudik

Cegah penularan Covid-19 di akhir tahun, Bupati Nunukan Asmin Laura minta masyarakat tak mudik.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS
Bupati Nunukan Asmin Laura. TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Cegah penularan Covid-19 di akhir tahun, Bupati Nunukan Asmin Laura minta masyarakat tak mudik.

Cegah penyebaran Covid-19, Bupati Nunukan Asmin Laura minta masyarakat tidak melakukan mudik saat Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Hal itu ia sebagaimana dimuat dalam Surat Edaran (SE) nomor 405-BPBD/360/XII/2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Pada Saat Natal dan Tahun Baru di Wilayah Kabupaten Nunukan.

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG Senin 6 Desember 2021, Hujan Petir Guyur 8 Wilayah di Nunukan Malam Ini

Dalam poin 4 dan 5 SE tersebut, Asmin Laura meminta agar OPD Pimpinan Kantor/ Instansi Vertikal, Pimpinan BUMN/ BUMD, Camat, Lurah, Kepala Desa, Ormas Keagamaan, termasuk pengurus Gereja untuk melakukan sosialisasi peniadaan mudik kepada warga masyarakat dan masyarakat perantau yang berada di wilayahnya.

"Kita imbau masyarakat untuk tidak bepergian, tidak pulang kampung dengan tujuan yang tidak penting dan mendesak," kata Asmin Laura kepada TribunKaltara.com, Senin (06/12/2021), pukul 11.30 Wita.

Meski mendesak untuk bepergian keluar Nunukan, Laura mengingatkan bahwa kegiatan skrining kesehatan di pintu masuk wilayah Kabupaten Nunukan akan diperketat.

Untuk itu, kata Laura, ia memerintahkan Dinas Perhubungan, dan Satpol PP agar melakukan penguatan, pengendalian, dan pengawasan terhadap pelaku perjalanan bersama dengan TNI-Polri selama masa libur Nataru.

Baca juga: Berikut Jadwal 7 Speedboat Reguler Kaltara Rute Nunukan-Tarakan, Minggu 5 Desember 2021

"Nanti Satpol PP, BPBD, Dinas Pemadaman Kebakaran, termasuk TNI-Polri akan siapsiaga dalam mengatasi aktivitas publik yang bisa menganggu ketentraman dan ketertiban masyarakat. Begitupun kerumunan massa," ucapnya.

Sementara itu, restoran atau rumah makan dan cafe skala kecil yang berada di lokasi sendiri dapat melayani makan di tempat dengan kapasitas 50 persen dengan protokol kesehatan ketat.

"Perlu diingat bahwa meski PPKM kita level 2 tapi sesuai aturan pemerintah pusat, akhir tahun ini PPKM level 3 diberlakukan serentak. Jadi Prokes harus diperketat dengan pendekatan 5M," ujarnya.

Penulis: Febrianus Felis.

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved