Berita Kaltara Terkini
Vaksin Booster Berbayar? Ini Jawaban Jubir Satgas Covid-19 Kaltara Agust Suwandy
Rencana pemerintah untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster bagi masyarakat umum terus berhembus.
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Rencana pemerintah untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster bagi masyarakat umum terus berhembus.
Diketahui, sampai saat ini hanya tenaga kesehatan atau Nakes, yang berhak mendapatkan booster. Sedangkan sasaran vaksinasi lainnya seperti masyarakat umum belum berhak untuk mendapatkan suntikan vakin Covid-19 ketiga.
Jubir Satgas Covid-19 Kaltara Agust Suwandy mengaku mendengar mengenai rencana pemberian booster bagi masyarakat umum.
Baca juga: Besok Binda Kaltara Sasar Vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Sesayap Hilir, Target 200 Peserta
"Ada rencana-rencana dari pemerintah pusat untuk memberikan booster," kata Agust Suwandy, Kamis (16/12/2021).
Agust menyampaikan, dalam rencana tersebut akan ada dua skema pemberian vaksin booster. Di mana untuk masyarakat miskin tidak akan dikenakan biaya, sedangkan untuk masyarakat yang mampu maka akan dikenakan biaya atau berbayar.
Baca juga: Kebut Realisasi Vaksinasi Covid-19, Polres Tarakan Sasar Para Tahanan, Peserta Capai 34 Orang
"Mungkin peraturannya nanti ada yang gratis dan berbayar. Sepertinya melalui skema seperti BPJS, kalau masyarakat miskin digratiskan, tapi ada juga yang harus berbayar," terangnya.
Kendati demikian, pihaknya belum mengetahui secara pasti kapan pemberian vaksin booster dilakukan ataupun ketentuan vaksin berbayar.
"Rencananya seperti itu, tapi kita belum tahu apakah digratiskan lagi atau bagaimana," ujarnya.
Terkait vaksinasi booster bagi Nakes, Agust mengakui bahwa pemberian vaksinasi dosis ketiga bagi Nakes hingga saat ini belum rampung.
Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Sesayap, Dinkes Tana Tidung Sediakan 460 Dosis Vaksin
Di mana berdasarkan data cakupan vaksinasi, pemberian booster bagi Nakes di Kaltara baru menyentuh angka 82,4 persen, artinya masih ada sekitar 1.250 Nakes yang belum menerima suntikan ketiga.
Pihaknya mengaku akan melakukan penyisiran terhadap Nakes yang belum menerima vaksin booster.
"Nakes ini kami masih menyisir lagi, karena memang kemarin masih ada yang belum, karena ada halangan atau sempat terpapar waktu itu," jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga akan mengusulkan pemberian vaksin booster bagi Nakes dan SDM Kesehatan, yang sebelumnya tidak terdata dalam penginputan daftar penerima vaksin booster.
Baca juga: Menarik Minat Masyarakat Tana Tidung Ikuti Vaksinasi Covid-19, Binda Kaltara Bagi-bagi Souvenir
"Kita juga mengusulkan lagi beberapa Nakes untuk diinput untuk divaksin, karena ada juga yang saat kita mulai vaksinasi, mereka bekerja di luar instansi kesehatan tapi sekarang bekerja di instansi kesehatan," katanya.
"Ada beberapa seperti ini, jadi yang sebelumnya tidak termasuk SDM kesehatan kini masuk, ini yang kita sisir ulang dan kita usulkan," tuturnya.
(*)
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/agust-suwandy-16-12-21.jpg)