Breaking News:

Berita Daerah Terkini

Herry Wirawan Dituntut Hukuman Mati, Kuasa Hukum Korban: Bisa Hapus Rasa Sakit Hati Keluarga Korban

Pihak keluarga korban mengaku bersyukur pelaku rudapaksa 13 santriwati di Bandung, Herry Wirawan (36) dituntut hukuman mati.

Editor: N Anastasia
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Terdakwa pencabulan santri di Cibiru, Kota Bandung, Herry Wirawan tampil untuk pertama kali di depan publik, Selasa (11/1). 

TRIBUNKALTARA.COM - Pihak keluarga korban mengaku bersyukur pelaku rudapaksa 13 santriwati di Bandung, Herry Wirawan (36) dituntut hukuman mati.

Hal ini disampaikan oleh kuasa hukum korban, Yudi Kurnia, yang menyebut hukuman mati setidaknya mengobat perasaan korban dan keluarga.

Yudi juga mengapresiasi Jaksa Penuntut Umum (JPU), Asep N Mulyana yang telah menjatuhkan tuntutan tersebut.

Menurutnya, meski rasa sakit hati keluarga korban tidak bisa dihapus, setidaknya tuntutan tersebut dapat mengobati.

Baca juga: Viral Video MUA Asal Lampung Rias Nenek Jadi Lebih Muda, Ternyata Triknya Pakai Lakban

"Saya sangat mengapresiasi karena itu harapan kami dan korban, karena walaupun hukuman mati ini sebetulnya tidak akan menghapus rasa sakit hati keluarga atau harapan untuk korban-korban."

"Karena bagaimanapun sakit hati ini akan turun temurun dan menjadi catatan sejarah keluarga."

"Tapi paling tidak minimal mengobati rasa marah dan rasa sakit ini," kata Yudi, dikutip dari tayangan YouTube tvOne, Rabu (12/1/2021).

Yudi juga berterimakasih kepada Asep N Mulyana karena telah memberikan tuntutan yang adil.

Ia berharap, tuntutan tersebut dapat memberikan efek jera dan tidak terulang di kemudian hari.

"Saya ucapkan terimakasih kepada Bapak Kejati yang telah memberikan tuntutan seadil-adilnya," ungkap Yudi.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved