Kamis, 23 April 2026

Berita Islami

Tak Cukup Hanya Berusaha, Kisah Dahsyatnya Doa Mengubah Hidup Seseorang

Menginginkan sesuatu sebaiknya usahanya dibarengi dengan doa. Di bawah ini dikisahkan tentang dahsyatnya hidup para Nabi berkat doanya kepada Allah.

Freepik / jcomp
ILUSTRASI - Doa. (Freepik / jcomp) 

TRIBUNKALTARA.COM - Menginginkan sesuatu tidak cukup hany ikhtiar atau berusaha. Sebaiknya dibarengi dengan doa. Di bawah ini dikisahkan tentang dahsyatnya hidup para Nabi berkat doanya kepada Allah SWT.

Galau, tertimpa musibah, atau urusan-urusan lain baik yang berhubungan dengan urusan duniawi maupun akhirat, pada hakikatnya adalah ciptaan Allah SWT.

Sehingga Allah SWT sendiri yang akan mampu bekerja menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh hamba-Nya.

Ikhtiar manusia secara lahiriah merupakan media pelengkap sebagai makhluk kasat mata yang memang sepatutnya berusaha seperti demikian.

Berapa banyak orang yang sama-sama bekerja keras mencari uang? Antara si A dengan si B misalnya, mungkin dalam hal peras otak dan keringatnya sama, namun di antara usaha mereka berdua hasilnya tidak sama.

Jawabnya karena ada faktor x yang mempengaruhi itu. Latar belakang akademisi, skill, dan lain sebagainya bertindak sebagai perantara (wasilah) saja.

Baca juga: Amalkan Doa ini Sebanyak-banyaknya Agar Segera Diberi Jodoh

Meyakini ada faktor tidak kasat mata inilah, kita perlu tahu bahwa terdapat zat yang maha pengatur aneka macam kejadian tersebut, mulai rezeki, mati, keruwetan lika-liku hidup atau apa pun bentuknya, ada zat yang mengatur yaitu Allah subhânahȗ wa ta'âlâ.

Dikutip dari situs Nahdlatul Ulama nu.or.id, dalam Alquran dikisahkan bagaimana cerita Nabi Zakariya yang sudah tua renta, di usianya yang ke-90 dan istrinya yang mandul, setelah ia berdoa, kemudian diberi keturunan oleh Allah berupa anak yang diberi nama Yahya.

Seperti pula Nabi Musa yang lari meninggalkan kaumnya. Setelah ia berdoa, selain mendapatkan tempat perlindungan yang layak, ia juga ditemukan jodohnya. Dan cerita lain sebagainya.

Sebagai makhluk berakal, tentu kita mempunyai keinginan yang beraneka ragam. Utang bisa lunas, mempunyai anak yang patuh, dan sejenisnya.

Allah memberikan solusinya, yaitu dengan cara berdoa, memohon kepada-Nya. Dalam Alquran, Allah SWT berfirman:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ

Artinya: "Dan Tuhanmu berfirman: 'Berdoalah kalian kepada-Ku, niscaya akan Kukabulkan bagi kalian'." (QS Ghâfir: 60).

Baca juga: Buat Orang Tua, Amalkan 3 Doa Ini Agar Dikaruniai Keturunan Saleh dan Salehah

Menurut as-Sadiy, kalimat ud'ûnî di atas mempunyai arti mintalah kalian niscaya akan aku kabulkan.

Pendapat as-Sadiy ini selaras dengan cerita Qatadah yang bersumber dari Ka'b. Di antara tiga keistimewaan umat Muhammad dengan umat sebelumnya adalah, jika kalimat perintah berdoa pada Nabi Muhammad berbentuk jama' (plural) kepada semua umatnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved