Minggu, 12 April 2026

Berita Islami

Hindari Melakukan 4 Hal Ini Agar Ibadah yang Dikerjakan Tidak Sia-sia

Berikut ini penjelasan mengenai empat hal yang membuat ibadah jadi sia-sia.

Row Pixel
Ilustrasi salat. 

TRIBUNKALTARA.COM - Berikut ini penjelasan mengenai empat hal yang membuat ibadah jadi sia-sia.

Tujuan manusia diciptakan Allah SWT adalah untuk beribadah dan beramal sebanyak mungkin.

Allah SWT berfirman, “Tidak Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku,” (Surat Az Dzariyat 56).

Ibadah yang dilakukan manusia manfaatnya bukanlah untuk Allah SWT, tapi untuk manusia itu sendiri.

Karena di akhirat kelak, tidak ada yang bisa membantu manusia kecuali amal baik selama hidup di dunia.

Amal baik itu bisa berupa ibadah kepada Allah atau pun amal baik yang dilakukan terhadap sesama manusia.

Dikarenakan ibadah dan amalan sangat penting dikerjakan, maka ada baiknya mengenal apa saja yang mesti dilakukan pada saat melakukan sebuah ibadah atau amalan tertentu.

Baca juga: Baca Doa Ini Agar Mimpi Buruk Tak Jadi Kenyataan

Setiap amalan dan ibadah ada ilmu dan cara mengerjakannya.

Kalau cara ibadahnya tidak diketahui dan disempurnakan, bagaimana Allah akan menerimanya?

Sebab itu, Abu Laits Al-Samarqandi dalam Tanbihul Ghafilin menjelaskan:

وقال بعض الحكماء: يجتاج العمل أربعة أشياء حتى يسلم: أولها العلم قبل بدئه لأن العمل لا يصلح إلا بالعلم، فإذا كان العمل بغير علم كان ما يفسده أكثر مما يصلحه. والثاني النية في مبدئه لأن العمل لا يصلح إلا بالنية...والثالث الصبر في وسطه، يعني يصبر فيه حتى يؤديه على السكون والطمأنينة. والرابع الإخلاص عند فراغه، لأن العمل لا يقبل بغير إخلاص، فإذا عملت بالإخلاص يتقبل الله تعالى منك، وتقبل قلوب العباد منك

Artinya, “Sebagian orang bijak berkata, ‘Amalan butuh pada empat hal agar selamat: pertama, berilmu sebelum memulainya, karena amal tidak sah tanpa ilmu.

Bila amal dilakukan tanpa ilmu, mudharatnya lebih banyak ketimbang maslahatnya.

Kedua, niat pada saat memulainya, karena amalan tidak sah tanpa niat. Ketiga, sabar ketika menjalankannya agar mencapai ketenangan.

Keempat, ikhlas ketika selesai beramal, karena amalan tidak akan diterima tanpa keikhlasan, bila kamu ikhlas Allah akan menerima amalanmu dan hati orang-orang yang beribah pada Allah (beriman) juga akan menerimanya.”

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved