Kamis, 4 Juni 2026

Berita Nasional Terkini

Intip Loreng Baru Seragam TNI AD, Digagas Jenderal Andika Perkasa, Dipamerkan Dudung Abdurachman

Intip loreng baru seragam TNI AD, digagas Jenderal Andika Perkasa, dipamerkan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman.

Tayang:
Penulis: Cornel Dimas | Editor: Sumarsono
Instagram / @tni_angkatan_darat
KASAD Jenderal Dudung Abdurachman mengenakan seragam TNI AD yang baru di Mabesad, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (2/3/2022). (Instagram / @tni_angkatan_darat) 

Tetapi dengan hadirnya seragam TNI AD gagasan Andika Perkasa itu, Dudung Abdurachman memperkenalkannya dengan nama Loreng NKRI.

"Dulu ada Loreng NKRI sekarang loreng AD, karena Angkatan Darat belum punya loreng rupanya."

"Jadi loreng, yang ini adalah loreng TNI, nah ini loreng Angkatan Darat," bebernya. 

KASAD Jenderal Dudung Abdurachman mengenakan seragam TNI AD yang baru di Mabesad, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (2/3/2022). (Instagram / @tni_angkatan_darat)
KASAD Jenderal Dudung Abdurachman mengenakan seragam TNI AD yang baru di Mabesad, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (2/3/2022). (Instagram / @tni_angkatan_darat) (Instagram / @tni_angkatan_darat)

Baca juga: Kemana Jenderal Andika Perkasa? Menghilang saat Presiden Jokowi Beri Pengarahan di Rapim TNI-Polri

Perubahan seragam TNI AD

Melansir Kompas.com, seragam TNI AD sudah mengalami sejumlah perubahan sejak awal kemerdekaan pada 1945.

Setelah Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, lembaga militer yang berdiri di Indonesia adalah Badan Kemerdekaan Rakyat (BKR).

Kemudian pada 5 Oktober 1945, nama dan struktur organisasi BKR berubah menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR), dan kemudian kembali berubah menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI).

Setelah tercapai kesepakatan dalam Konferensi Meja Bundar di Den Haag, Belanda pada Desember 1949, Indonesia berubah menjadi negara federasi dengan nama Republik Indonesia Serikat (RIS).

Maka dari itu lembaga militer berubah nama menjadi Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat (APRIS).

Pada 17 Agustus 1950, Republik Indonesia Serikat (RIS) dibubarkan dan Indonesia kembali menjadi negara kesatuan.

Hal itu membuat APRIS berganti nama menjadi Angkatan Perang Republik Indonesia (APRI).

Pada tahun 1962, dilakukan upaya penyatuan antara angkatan perang dengan kepolisian negara menjadi sebuah organisasi yang bernama Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) dengan tiga matra yakni Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara.

Sejak TKR berdiri, mereka sudah merintis seragam dan tanda pangkat militer sebagai identitas organisasi.

Ketika itu seragam yang dikenakan masih berupa campuran antara seragam peninggalan Angkatan Bersenjata Hindia-Belanda (KNIL) dan Korps Pembela Tanah Air (PETA) bentukan Jepang.

Warna seragam KNIL dan PETA pun tidak jauh berbeda, yakni hijau lumut.

Ratusan prajurit TNI AD mengikuti apel gelar pasukan Kodam VI/Mulawarman di Wilayah Korem 092/Maharajalila, yang dilaksanakan di lapangan Agatish Tanjung Selor, Jumat (28/1/2022). (TribunKaltara.com/Georgie Sentana Hasian Silalahi)
Ratusan prajurit TNI AD mengikuti apel gelar pasukan Kodam VI/Mulawarman di Wilayah Korem 092/Maharajalila, yang dilaksanakan di lapangan Agatish Tanjung Selor, Jumat (28/1/2022). (TribunKaltara.com/Georgie Sentana Hasian Silalahi) (TribunKaltara.com/Georgie Sentana Hasian Silalahi)

Baca juga: LENGKAP 54 Pati TNI Angkatan Darat Naik Pangkat, 2 Eks Pengawal Jokowi Resmi jadi Jenderal Bintang 3

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved