Berita Daerah Terkini

IRT Anak 5 di Berau Meninggal Dunia Saat Hendak Antre Beli Minyak Goreng, Saksi Mata Beber Kejadian

Ibu Rumah Tangga anak 5 di Kabupaten Berau, Provinsi Kaltim meninggal dunia saat hendak antre minyak goreng, saksi mata beber kejadian.

KOLASE TRIBUNKALTARA.COM / HO WARGA
Suasana rumah duka Sandra (41) Ibu Rumah Tangga anak 5 di Kabupaten Berau, Provinsi Kaltim yang meninggal dunia saat hendak antre minyak goreng. 

Sementara itu, salah seorang pedagang yang berada di depan ritel nasional tersebut, Sinta, melihat adanya kejadian tersebut.

“Memang banyak yang antri dan belum buka, Sandra itu baru mau masuk ke antrian, ya mungkin mau antre ya, tapi kasian, sedih juga langsung pingsan,” tutupnya.

Seorang Ibu di Berau Pingsan Lalu Meninggal saat Antre Minyak Goreng

Ikut antre minyak goreng, satu warga Kabupaten Berau, Provinsi Kaltim mengalami pingsan lalu meninggal dunia, sempat keluhkan sakit dada.

Ikut mengantri Minyak Goreng, seorang wanita (41) tahun meninggal dunia saat mengantre minyak goreng di salah satu Ritel Nasional, di Kecamatan Teluk Bayur.

Kapolres Berau AKBP Anggoro Wicaksono melalui Kapolsek Teluk Bayur Iptu Kasiyono mengatakan, korban benar bernama Sandra (41), warga Jalan Kampung Cina Gang Empat, Kelurahan Teluk Bayur Kecamatan Teluk Bayur.

Baca juga: Tersisa Kemasan Botolan 500 Ml Seharga Rp 15 Ribu, Minyak Goreng Kemasan Mulai Langka di Malinau

Ia menjelaskan, kejadian terjadi sekira pukul 07.45 Wita. Saat itu, korban bersama warga lainnya sedang menungguritel tersebut buka untuk membeli minyak goreng.

Sebelum berangkat, diterangkan Kasiyono, sesuai penuturan dari suaminya yakni Budianto sebelum berangkat sempat mengeluh sakit di bagian dada.

“Dari keterangan suami, sebelumnya ada keluhan sakit di bagian dadanya,” jelasnya kepda Tribunkaltim.co, Sabtu (12/3/2022).

Sandra pun ternyata, dalam kondisi sedang sakit dan memiliki riwayat penyakit asma. Namun setelah itu, ia tetap menuju ke ritel dan ikut berkumpul. Tak berselang lama, korban jatuh pingsan.

"Dari penuturan saksi yang berada di lokasi kejadian, korban saat berada di depan ritel tersebut mengalami batuk dan tidak lama kemudian korban jatuh pingsan," jelasnya.

Baca juga: Warga Jangan Panik, Disperindagkop Bulungan Klaim Stok Minyak Goreng Aman, Polisi Ikut Serta Awasi

Melihat korban yang pingsan, keluarganya pun membawa kembali ke rumahnya. Jarak antara ritel dan rumah korban tidak terlalu jauh, sekitar 85 meter.

“Terkait kondisi di lokasi, sekitar pukul 07.40 WITA, memang ritel tersebut belum buka. Meski begitu, kalau dengar info, sudah pada ngumpul duluan, tapi tidak dalam kondisi desak-desakan ya,” tambahnya.

Dengan menggunakan mobil ambulance Kecamatan Teluk Bayur, dikatakan Kasiyono, korban lalu dibawa suaminya menuju ke RSUD Abdul Rivai. Belum sempat tiba di RSUD, korban sudah meninggal dunia.

“Baru sampai di Bujangga, korban sudah meninggal dunia, dan oleh suaminya di bawa pulang kembali ke rumah,” ungkapnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved