MasterChef Indonesia

Fatal, Devy Pulang dari Galeri MasterChef Indonesia Season 9, Efek Ayam Bumbu Rujak tak Matang

Peserta MasterChef Indonesia Season 9 asal Jakarta, Devy, harus mengubur mimpinya melaju ke babak selanjutnya

Editor: Hajrah
instagram/@masterchefina
Devy, Kontestan MasterChef Indonesia Season 9 harus pulang. Ia gagal meyakinkan juri dengan sajian AYam Bakar Bumbu Rujak Sambal Nanasnya. Padahal 1a sampai berduel 3 ronde di pressure test 

TRIBUNKALTARA.COM- Peserta MasterChef Indonesia Season 9 asal Jakarta, Devy, harus mengubur mimpi melaju ke babak selanjutnya.

Ia gagal dan harus pulang setelah berduel tiga ronde dalam pressure test hari ini, Minggu (13/3).

Devy dianggap fatal setelah menyajikan ayam bakar bumbu rujak sambal nanas dengan kondisi ayam tak matang sempurna.

"Padahal olahan kamu bisa dibilang komplit, flavour is good juga. Sambal dabu-dabu nanasnya enak. Hanya harus hati-hati di tingkat kematangan ayam,"ujar Chef Renata.

Hal sama dikatakan Chef Arnold.

Menurut dia, persentase memasak Devy sangat enak, apalagi sambal dabu-dabunya.

keputusan Devy menambahkan kemangi sebagai aromatik dari sambalnya dibilang cerdas.

Sayang komentar-komentar positif tersebut belum bisa menyelematkan langkahnya. Pengusaha laundry itu harus pulang setelah harus memasak tiga ronde dengan olahan nanas. Ia berhadapan dengan Alden secara head to head, namun Alden dengan olahan Prawn skewers with guacamolle and sour cream sauce masih dinyatakan aman.

Meski begitu, ia mengaku tak masalah dan menerima keputusan juri dengan lapang dada.

"Buat teman-teman yang sudahdukung aku terimakasih. Aku sudah buat yang terbaik,"ungkap Devy.

Kontestan MasterChef Indonesia Season 9, Devy menangis karena ondel-ondel. Peserta akan memasak tantangan street food Jakarta
Kontestan MasterChef Indonesia Season 9, Devy menangis karena ondel-ondel. Peserta akan memasak tantangan street food Jakarta (Tangkapan Layar tayangan MasterChef Indonesia RCTI+)

Baca juga: Keren, Queen of Dessert, Cheryl MasterChef Indonesia Season 9 Sukses Taklukkan Tantangan Nanas

Alden Masuk 6 Kali Pressure Test

Kontestan asal Surabaya, Alden bisa dikatakan sebagai langgana pressure test di MasterChef Indonesia Season 9.

Terhitung sudah 6 kali ia mencicipi pressure test.

Beruntungnya nasib baik masih berpihak.

Ia masih aman dan lolos setiap kali masuk pressure test.

Olahannya Prawn skewers with guacamolle and sour cream sauce mendapat pujian juri meski ada beberapa komentar pedas juga yang diterima.

Menurut Chef Arnold, olahan Alden termasuk ugly dish.

Ia gagal menyempurnakan komposisi sajiannya dengan rasa yang terbilang enak.

"Chef di sini ada 3, kamu cuma bikin 2, ugly dish sih,"ujar Chef ARnold.

Selain itu, udang milik Alden juga diperparah dengan kondisinya yang gosong.

Chef Juna sendiri mengomentari komposisi sajian Alden yang sangat buruk.

"Tidak ada vegetable yang lebih banyak dari proten hewani,at least jumlah harus sama. But Flavour is good, konsepnya saja yang gagal,"jelas Chef Juna.

Peserta MasterChef Indonesia Season 9 asal Surabaya, Cheryl Puteri Gunawan atau Cheryl, sukses taklukkan tantangan mengolah nanas dalam pressure test hari ini, Minggu (13/3).

Ia dipuji ke tiga juri karena berhasil membuat olahan dessert hanya dengan waktu 30 menit.

Menurut ketiga juri, hal tersebut menjadi prestasi yang cukup luar biasa untuk Cheryl mengingat olahannya terbilang kompleks namun bisa beradu dengan waktu yang ditentukan.

"Jujur, dengan waktu 30 menit kamu bikin dessert se kompleks ini, sangat luar biasa sih menurut saya,"ujar Chef Renata.

Baca juga: Cobain Resep Kue Ape, Jajanan Jadul yang Pernah Diolah Arsyan, Finalis MasterChef Indonesia Season 9

Olahan Cheryl adalah membuat Tropical Dessert Cheese Cake menggunakan bahan dasar nanas.

Meski komentar juri positif namun tetap ada catatan untuk sajian ia buat.

Konten kreator asal Surabaya itu dianggap masih kurang meng hilight nanas sebagai komponen utama dari tantangan ronde pertama. Namun karena rasa dan persentasenya dianggap paling bagus diantara kontestan lainnya, sehingga Cheryl menjadi yang pertama lolos dari pressure test.

"Flavor combinationnya is good , dari pineapple , ginger semuanya padu.Hati-hati sama granita, harusnya bisa halus lagi,"kata Chef Renata.

Chef Juna sampai memuji kemampuan Cheryl yang sukses mengolah dessert lengkap dengan waktu yang singkat. Ia pun jadi dijuluki Queen of Dessert .

"Saya admirer kamu bisa buat ini dengan waktu yang singkat,"ujar Chef Juna.

Baca juga: Lebih Kalem dan ‘Gak Sotoy’, Victor Berhasil Lolos Pressure Test MasterChef Indonesia Season 9

Dijuluki Queen of Dessert

Peserta asal Surabaya, Cheryl memang dikenal cukup mumpuni ketika mengolah dessert.

Sebelumnya, ia sukses membuat juri bangga denga olahan Ube Cke khas Filipina.

"Anyway ini presentasi sangat menarik ya," puji Chef Arnold.

"Taste and flavour is good. Tapi saya sendiri personally saltiness, dan Filippine itu biasanya sweetness.

Kamu bisa nambahin chocolate ube cake gitu," sambungnya.

Pujian juga diberikan oleh Chef Renatta dan Chef Juna. "Very smart move, kamu bisa milih kekuatan masakan kamu dan sesuai tema," kata Chef Renatta.

Karena tantangan ronde pertama mengolah nanas dan Cheryl lagi-lagi sukses membuat olahan dessert Tropical Cheese Cake, ia jadi dijuluki Queen of Dessert.

Sebelumnya ada Indra yang mendapat julukan King of Dessert.

Sayang ia gagal melanjutkan langkahnya setelah tereliminasi pekan lalu.

Devy-Alden Head to Head

Babak pressure test mempertemukan Devy, Alden, Palitho dan Cheryl.

Cheryl berhasil lolos di ronde pertama pressure test.

Sedangkan Palitho lolos di ronde ke dua.

Sayangnya dua kontestan lain yakni Alden dan Devy masih harus memasak lagi untuk memilih siapa yang akan tereliminasi.

Adapun tantangan untuk pressure test ronde ke tiga, masih harus membuat olahan dengan bahan nanas.

Berikut Top 9 kontestan MasterChef Indonesia Season 9:

1. Jonathan Alden Portfolio (Alden), 23 tahun asal Surabaya (fresh graduate)

2. Arsyan Dwianto (Arsyan), 25 tahun asal Jakarta (penjual burger)

3. Cheryl Puteri Gunawan (Cheryl), 24 tahun asal Surabaya (content creator)

4. Teresa Machel Wie (Machel), 24 tahun asal Jakarta (pengusaha jus)

5. Mei-Mei Tanujaya (Mei-Mei), 46 tahun asal Pekanbaru (owner baking house)

6. Palitho Aventus Simanjuntak (Palitho), 29 tahun asal Malang (owner cafe)

7. Marsha Rayhan Paramarta (Ray), 26 tahun asal Jakarta (penjual mie ayam)

8. Dewi Valerie Taniaty (Valerie), 25 tahun asal Medan (wirausaha makanan online)

9. Tjoa Victor Agustino Wibowo (Victor), 24 tahun asal Semarang (wirausaha makanan online)

(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved