Berita Nunukan Terkini

Mudik Lebaran Tahun 2022, Penumpang Pelni dari Pelabuhan Tunon Taka Nunukan Tembus 1.040 Orang

Mudik Idul Fitri 1443 Hijriah, penumpang Pelni asal Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, tembus 1.040 orang.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS
Penumpang menunggu ketibaan Kapal Pelni di ruang tunggu Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, belum lama ini 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Mudik Idul Fitri 1443 Hijriah, penumpang Pelni asal Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, tembus 1.040 orang.

Kepala Operasi PT Pelni Nunukan, Yusuf Hanura mengatakan lonjakan arus mudik penumpang mulai naik sejak tanggal 17 April 2022.

Namun, arus mudik yang tembus hingga 1.000-an orang terjadi dalam keberangkatan minggu ini.

Baca juga: Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang: Saya Tidak Mudik, Mau Lebaran Bareng Warga di Tanjung Selor

"Minggu ini sudah dua kali keberangkatan arus penumpang hingga 1.000-an orang. Tadi malam ada 1.040 orang. Jadi tingkat keterisian di atas kapal sudah 80 persen. Biasanya hanya 50 persen atau jumlah penumpang hanya range 500-an orang," kata Yusuf Hanura kepada TribunKaltara.com, Sabtu (23/04/2022), pukul 12.30 Wita.

Yusuf menyebut Posko Angkutan Laut Lebaran mulai beroperasi dari H-15 sampai H+15.

Menurutnya, kelonjakan arus mudik tersebut masih termasuk kategori aman. Pasalnya status PPKM Nunukan yang masih bertahan pada level 2, memungkinkan tingkat keterisian penumpang di atas bisa sampai 100 persen.

Baca juga: Jelang Mudik Lebaran Penumpang Ramai, Berikut Jadwal Keberangkatan Speedboat Malinau -Tarakan

"Sesuai Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 37 Tahun 2022, wilayah yang berstatus PPKM level 1 dan 2, tingkat keterisian bisa sampai 100 persen. Artinya walaupun sampai 2.000 penumpang di atas kapal masih tergolong aman," ucapnya.

Meski begitu, kata Yusuf calon penumpang yang memboking tiket kapal jauh hari sebelumnya hanya 30 persen. Sementara 70 persen calon penumpang memilih mudik jelang /lebaran.

"Di Nunukan banyak yang beli tiket dadakan artinya pas hari keberangkatan. Karena rata-rata penumpang merupakan pekerja dari luar seperti dari Tawau, atau beberapa perusahaan sawit di wilayah pelosok," ujarnya.

Kapal KM Bukit Siguntang berlabuh di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, belum lama ini
Kapal KM Bukit Siguntang berlabuh di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, belum lama ini (TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI)

Sementara itu, Yusuf menuturkan layanan tiket Pelni dibuka sampai waktu keberangkatan kapal.

Dilihat dari data empiris, Yusuf beberkan bahwa sebelum memasuki bulan puasa puasa memang sudah ada pergerakan arus mudik. Sedangkan mendekati lebaran jutsru penumpang relatif menurun

"Jadi soal arus mudik sebelum puasa sebenarnya sudah ada orang yang mudik. Begitu mendekati lebaran jutsru relatif menurun. Tadi malam tiket yang terjual hampir habis. Sisa 30-an tiket. Total di atas kapal masih sampai 2.000 orang," tuturnya.

Baca juga: Arus Mudik Lebaran Idul Fitri, Damri Tanjung Selor Perkirakan Lonjakan Penumpang Pada 28-29 April

Sampai saat ini, kata Yusuf penumpang Pelni dari Nunukan masih terbagi dengan layanan kapal swasta.

"Jadi selama masih sesuai kapasitas kapal, layanan penjualan tiket akan kami buka sampai waktu keberangkatan. Tadi malam kapal berangkat tujuan Balikpapan- Pare-pare-Makassar. Tujuan paling banyak ke Pare-pare," ungkapnya.

Yusuf mengimbau kepada masyarakat Nunukan yang rencanakan mudik lebaran untuk segera melengkapi status vaksinasinya.

Sebagian besar penumpang yang berangkat malam tadi kata Yusuf, sudah vaksin booster atau dosis ketiga dan dosis kedua.

Baca juga: Wakil Bupati Hendrik Imbau Masyarakat Tana Tidung Waspada Tinggalkan Rumah saat Mudik Lebaran

"Warga yang akan mudik dan masih vaksin satu segera vaksin dua. Yang baru vaksin dua segera vaksin booster. Anak umur 6-17 tahun kalau sudah vaksin kedua, maka tanpa tes PCR atau tes Antigen. Vaksinasi itu untuk memudahkan pelaku perjalanan," imbuhnya.

(*)

Penulis: Febrianus Felis

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved