Idul Fitri

Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, Simak Bacaan Takbiran Versi Panjang dan Pendek, Lengkap Tata Cara

Momentum Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, simak bacaan takbiran versi panjang dan pendek, lengkap tata cara.

Editor: Amiruddin
Kolase TribunKaltara.com
Gambar Ucapan selamat Idul Fitri 1443H (Kolase TribunKaltara.com) 

TRIBUNKALTARA.COM - Momentum Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, simak bacaan takbiran versi panjang dan pendek, lengkap tata cara.

Hari ini umat Muslim di Indonesia akan merayakan lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah.

Mengumandangkan takbir saat Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijariah menjadi suatu sunah yang sangat ditekankan.

Dalam artikel ini TribunKaltara.com sajikan bacaan takbiran versi panjang dan pendek.

Dalam artikel ini juga terdapat tata cara mengumandangkan takbiran yang bisa dimalkan oleh umat Muslim.

Mengumandangkan bacaan takbir 'Allahu Akbar' juga merupakan bentuk syukur atas nikmat yang diberikan kepada Allah karena telah melalui Ramadan.

Baca juga: Tata Cara Salat Idul Fitri 1443 Hijriah: Bacaan Niat, Jumlah Takbir, dan Waktu Lebaran 2022

Kapan dimulainya takbiran?

Ustaz Abdul Somad (UAS) menjelaskan, ada dua pendapat dari ulama mengenai waktu dimulainya takbiran.

Pertama, sejak malam setelah maghrib satu hari sebelum salat Idul Fitri.

Kedua, dimulai saat pagi hari ketika menuju salat Ied.

"Pertama mulai malam Idul Fitri, habis maghrib sampai besok khatib shalat Idul Fitri naik mimbar."

"Pendapat kedua ketika pagi, mau berangkat mau menuju tempat shalat Ied, itulah baru bertakbir," terang Ustaz Abdul Somad dalam sebuah ceramahnya.

Setelah salat Idul Fitri selesai, maka setelah itu tidak ada lagi takbir.

Berbeda dengan Idul Adha yang mana ada hari tasyrik, maka selama hari tasyrik itu masih disunahkan untuk mengumandangkan takbir.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved