Berita Nunukan Terkini

PPKM Nunukan Naik Level 2, Jubir Satgas Covid-19 Sebut Kasus Disumbang Pelaku Perjalanan Domestik

PPKM Nunukan naik level 2, Jubir Satgas Covid-19 sebut kasus disumbang pelaku perjalanan domestik.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS
Giat vaksinasi Covid-19 di GOR Dwikora Nunukan, belum lama ini. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - PPKM Nunukan naik level 2, Jubir Satgas Covid-19 sebut kasus disumbang pelaku perjalanan domestik.

Status PPKM Kabupaten Nunukan naik menjadi level 2 setelah Mendagri RI mengeluarkan instruksinya nomor 25 tahun 2022.

Selain Nunukan, tiga kabupaten/kota lainnya yang juga memiliki status PPKM level 2 diantaranya Kabupaten Bulungan, Kabupaten Tana Tidung, dan Kota Tarakan.

Baca juga: Pemkab Nunukan Kembali Raih WTP dari BPK RI, Bupati Asmin Laura: Semoga ke Depan Ditingkatkan Lagi

Sedangkan Kabupaten Malinau PPKMnya berstatus level 1.

Imendagri Nomor 25 tahun 2022 tersebut berlaku mulai hari ini 10-23 Mei 2022.

Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Nunukan, Sabaruddin mengatakan dua minggu belakangan ini kasus Covid-19 melandai. Meskipun sempat naik tapi tidak signifikan.

"Dalam waktu dua minggu ini kasus Covid-19 di Nunukan melandai. Kalaupun naik 1-2 kasus saja. Sekarang tinggal 3 kasus aktif," kata Sabaruddin kepada TribunKaltara.com, pukul 19.40 Wita.

Menurutnya, kasus Covid-19 di Nunukan masih disumbang oleh pelaku perjalanan domestik dengan pemeriksaan PCR positif.

"Sumbangan kasus masih dari pelaku perjalanan dalam negeri termasuk orang yang baru akan berangkat dari Nunukan," ucapnya.

Sementara itu, untuk pelaku perjalanan dengan swab Antigen reaktif kata Sabaruddin tidak masuk dalam pencatatan kasus konfirmasi positif Covid-19.

"Kalau orang itu mau berangkat dengan lalu swab Antigen reaktif. Maka petugas akan larang dia berangkat, tapi kita tidak masukkan ke dalam pencatatan Covid-19. Untuk dikatakan positif harus swab PCR," ujarnya.

Lanjut Sabaruddin,"Kalau yang bersangkutan mau berangkat, tunggu lima hari ke depan baru swab PCR. Kalau negatif baru boleh jalan," tambahnya.

Lalu, terkait vaksinasi Covid-19 Sabaruddin menyampaikan capaiannya masih jauh dari yang diharapkan. Meski begitu beber dia tiap hari ada penambahan capaian vaksinasi.

"Vaksinasi berjalan lancar. Tapi masih jauh dari harapan. Kalau penambahan capaian ada terus. Karena tiap hari kita lakukan vaksinasi utamanya di pintu masuk pelabuhan," tuturnya.

Baca juga: Tak Ada ASN yang Bolos Sejak Hari Pertama Kerja, Kepala BKPSDM Nunukan: Banyak Ambil Cuti Tahunan

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved