Selasa, 5 Mei 2026

Kumpulan Pantun

Simak Kumpulan Pantun Pribahasa Terbaru, Sudah Lengkap dengan Maknanya

Simak kumpulan pantun pribahasa terbaru dalam artikel ini.Sesuai dengan namanya, jenis pantun ini tentu saja penuh dengan pribahasa

Tayang:
Editor: Hajrah
TribunKaltara.com
Ilustrasi - Kumpulan Pantun. (TribunKaltara.com) 

TRIBUNKALTARA.COM- Simak kumpulan pantun pribahasa terbaru dalam artikel ini.

Sesuai dengan namanya, jenis pantun ini tentu saja penuh dengan pribahasa.

Dalam pantun pribahasa, kelompok kata mempunyai susunan yang tetap dan mengandung pengertian tertentu seperti pepatah.

Lazimnya dalam sebuah pantun pribahasa, sebuah pepatah yang menjelaskan aturan dasar perilaku dengan ungkapan yang sangat baik.

Tak jarang pantun pribahasa berisi nasihat akan sesutu yang ingin disampaikan dalam isi pantun.

Jangan takut kehabisan ide karena di dalam artikel ini sudah disiapkan kumpulan pantun pribahasa yang sudah dilengkapi dengan maknanya.

Baca juga: Kumpulan Pantun Teka Teki Singkat Berbagai Tema, Sudah Lengkap dengan Jawabannya

Baca juga: Kumpulan Pantun Jenaka Bertema Pendidikan, Nasihat Menarik Pentingnya Menuntut Ilmu

Berakit-rakit kehulu
Berenang-renang ketepian
Bersakit-sakit dahulu
Bersenang-senang kemudian

Maknanya: Perbuatan yang walaupun terasa berat,
namun dapat menghasilkan hasil
yang baik di kemudian hari


Kehulu memotong pagar
Jangan terpotong batang durian
Cari guru tempat belajar
Jangan jadi sesal kemudian

Maknanya: Carilah ilmu dari guru yang
benar-benar menguasai
ilmu dan pengajaran


Kerat-erat kayu diladang
Hendak dibuat hulu cangkul
Berapa berat mata memandang
Berat lagi bahu memikul

Maknanya: Jangan terlalu cepat mengeluhkan
suatu pekerjaan. Belum tentu kerjaan lain
lebih baik dari yang sekarang


Mengharapkan untung menggamit
kain dibadan didedahkan
Harapkan guruh dilangit
Air tempayan dicurahkan

Maknanya: Jangan terlalu mengharapkan sesuatu,
Justru lebih buruk lagi yang kita buang
untuk mengharapkan sesuatu itu.


Pohon pepaya di dalam semak
Pohon manggis sebesar lengan
Kawan tertawa memang banyak
kawan menangis diharapkan jangan

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved