Berita Bulungan Terkini

Menuju Endemi Corona, Satgas Covid-19 Bulungan Ajak Masyarakat Tetap Taat Prokes & Vaksinasi Lengkap

Menuju endemi corona, Satgas Covid-19 Bulungan ajak masyarakat tetap taat prokes & vaksinasi lengkap.

TRIBUNKALTARA.COM/GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI
Suasana aktivitas masyarakat Kabupaten Bulungan ditengah pandemi Covid-19 yang berada di jalan Sengkawit Senin (20/6/2022). 

TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGAN - Menuju endemi corona, Satgas Covid-19 Bulungan ajak masyarakat tetap taat prokes & vaksinasi lengkap.

Masa pagebluk  Covid-19 di Bulungan telah berlangsung selama dua tahun.

Namun, di tahun ketiga ini  ada secercah harapan  terkait perubahan status dari pandemi ke endemi dengan penyebaran virus sindrom pernapasan akut berat 2 (SARS-CoV2) yang semakin melandai dan capaian vaksinasi yang sudah mencapai target.

Bupati Bulungan, Syarwani memastikan bahwa Pemkab Bulungan akan mengikuti  arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait perubahan status dari pandemi ke endemi.

Baca juga: Kasus Kecelakaan Kerja di Tambang Batubara PT PMJ, Polres Bulungan Sebut Belum Ada Tersangka Lain

“Iya, walaupun sekarang ini kondisi Covid-19 sudah membaik bukan berati kita lengah dengan kondisi sekarang ini,” ujarnya Senin (20/6/2022).

Karena itu, diharapkan  kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) tetap terbangun.

“Selama dua tahun pandemi, banyak pelajaran dan pengalaman yang kita dapatkan,” ungkapnya.

Dengan pengalaman tersebut, diharapkan bisa menjadi pelajaran bagi seluruh masyarakat dalam menghadapi endemi.

“Sekalipun Covid-19 sudah hilang kita tetap melakukan upaya pencegahan dini dengan memberikan edukasi terkait disiplin menjalankan protokol kesehatan dan vaksinasi,” ucapnya

Diharapkan, hal ini menjadi budaya baru dalam kehidupan sehari-hari. Artinya, pandemi maupun endemi penanganan di daerah tidak jauh berbeda dari apa yang sudah dilakukan sebelumnya.

“PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) mikro di tingkat desa maupun kecamatan akan tetap kita lakukan,” ucapnya.

Kemudian, pelajaran lainnya yang bisa diambil selama dua tahun pandemi Covid-19. Yakni, pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM).

“Ada atau tidak ada pendemi kita tetap bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka,” ungkapnya.

Artinya, jikapun ada gelombang baru Covid-19 hal tersebut masih bisa dilaksanakan dengan mengikuti sekema yang sudah dibuat dua tahun sebelumnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved