Berita Islami

Dijelaskan Buya Yahya, Begini Panduan Berkurban untuk Orang Tua yang Telah Meninggal

Berikut panduan pelaksanaan kurban untuk orang tua yang telah meniggal dunia dijelaskan Buya Yahya.

freepik
Idul Adha. (freepik) 

TRIBUNKALTARA.COM - Berikut panduan pelaksanaan kurban untuk orang tua yang telah meniggal dunia.

Menurut Buya Yahya, kurban adalah amalan sunnah bukan wajib sesuai dengan mazhab Imam Syafii.

Ia mengungkapkan makna sebenarnya kurban yang sering menjadi kesalahpahaman di kalangan kaum muslimin.

"Kurban adalah sunnah dan sunnahnya adalah setiap tahun. Kalau diajak kurban, Anda sudah kurban? Sudah, Kapan? 10 tahun yang lalu. Ini salah paham. Jadi kesunnahan kurban itu seperti kesunnahan puasa," jelas Buya Yahya dilansir Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube Al-Bahjah TV.

Puasa yang dimaksud adalah puasa arafah, jika telah datang bulan haji hari arafah umat muslim disunnahkan puasa.

Sehingga ibadah kurban dilakukan setiap tahun saat datangnya Hari Raya Idul Adha.

Kesalahpahaman lainnya sebagian mengaitkan dengan akikah, padahal kedua ibadah tersebut tidak ada sangkut pautnya dari segi hukum.

Sementara untuk hewan kurban, satu orang untuk satu hewan kurban yakni jenis kambing. Sedangkan sapi dan unta bisa untuk tujuh orang.

"Pada dasarnya berkurban itu untuk orang yang hidup saja, meski sudah ada aturan kambing untuk satu orang namun pada niatnya dapat mengikutsertakan orang lain yang dinamakan sunnah kifayah," terang Buya Yahya.

Terkhusus bagi yang telah meninggal dunia, anak atau kerabat yang hidup tidak perlu mengkurbankan kepada orang yang telah tiada itu melainkan ia memiliki wasiat dari harta yang ada.

Baca juga: Marak Wabah PMK, Begini Panduan Ibadah Kurban di Hari Raya Idul Adha Sesuai Fatwa MUI

"Kalau tidak diwasiati bagaimana hukum kurban? Hukumnya boleh-boleh saja namun dalam batas wajar dan tidak ada unsur paksaan," ungkapnya.

Sebagian mengatakan akan mendapat pahala kurban, sebagian lagi mengatakan mendapatkan pahala sedekah.

Bagi yang ingin berkurban misalnya hanya dengan satu ekor kambing, berkurban untuk diri sendiri dan diniatkan pahalahnya untuk orangtua yang telah meninggal.

"Perlu diingat, kurban untuk diri sendiri saja tidak wajib, apalagi untuk orang lain. Kurban untuk diri kita adalah sunnah, kecuali kita sudah bernazar untuk berkurban," pungkasnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved