Rabu, 22 April 2026

Liga Inggris

Hasil Positif Arsenal di Laga Perdana Liga Inggris Tercoreng Gara-gara Ulah Granit Xhaka

Hasil positif yang diraih Arsenal pada laga perdana Liga Inggris melawan Crystal Palace tercoreng karena ulah Granit Xhaka.

Instagram/@granitxhaka
Hasil positif yang diraih Arsenal pada laga perdana Liga Inggris melawan Crystal Palace tercoreng karena ulah Granit Xhaka. 

TRIBUNKALTARA.COM - Hasil positif yang diraih Arsenal pada laga perdana Liga Inggris melawan Crystal Palace tercoreng karena ulah Granit Xhaka.

Tindakan yang dilakukan Granit Xhaka pada laga kontra Crystal Palace menjadi salah satu pemicunya.

Pada menit ke-44, Granit Xhaka melakukan diving di dekat daerah pertahanan The Eagles.

Pemain asal Albania tersebut menjatuhkan dirinya setelah berada di dekat pemain Crystal Palace, Joachim Andersen.

Seolah-olah Granit Xhaka telah dilanggar oleh Joachim Andersen.

Baca juga: Level Arsenal Meningkat, 4 Pemain Tak Berguna The Gunners Dibuang Sebelum Bursa Transfer Tutup

Namun, wasit Anthony Taylor melihat tindakan yang dilakukan sang pemain bukanlah pelanggaran.

Sebaliknya, Anthony Taylor mengganjar Granit Xhaka dengan kartu kuning.

Dari sinilah akar permasalahannya karena kartu kuning yang diterima Granit Xhaka seperti entah sengaja atau tidak sengaja dilakukannya.

Hal ini mengarah pada penyelidikan dari Badan Kejahatan Nasional Inggris terutama adanya dugaan konspirasi kriminal yang melibatkan mafia Albania dan mantan pesepak bola yang dihukum akibat pengaturan pertandingan.

Dilansir BolaSport.com dari Marca, Granit Xhaka sebelumnya telah diusut akibat kartu kuning kontroversial dalam kemenangan 4-1 Arsenal atas Leeds United.

Baca juga: Debut Manis Jesus di Arsenal Tuai Pujian, Eks Man City Diyakini Gemilang Bersama The Gunners

Adanya taruhan sebesar 52 ribu pounds dengan Granit Xhaka bakal mendapat kartu kuning dalam 10 menit terakhir di Elland Road pada Desember 2021 membuat Badan Kejahatan Nasional melakukan investigasi.

Waktu itu, Granit Xhaka menerima kartu kuning dari wasit Andre Marriner usai mengulur-ulur waktu saat hendak melakukan tendangan bebas.

Adanya keterkaitan dengan mafia tersebut dipicu oleh klaim penyerang Swedia keturunan Albania, Alban Jusufi, yang memasang taruhan besar untuk gelandang berusia 30 tahun tersebut bakal mendapatkan kartu kuning.

Alban Jusufi sendiri sempat dihukum oleh pengadilan Swedia pada 2017 akibat melakukan tindakan suap kepada kiper AIK, Kyriakos Stamatopoulos.

Kyriakos Stamatopoulos disuap dengan dana senilai 150 ribu pounds agar tampil buruk saat melawan IFK Gothenburg.

Baca juga: Barcelona Ingin Jual Aubameyang, Chelsea Siap Tampung Sang Mantan Striker Kontroversial Arsenal

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved