Kamis, 16 April 2026

Berita Nunukan Terkini

Bentang 10 Km Bendera Merah Putih di Batas Perairan RI-Malaysia, Ratusan Perahu Nelayan Dilibatkan

Ratusan perahu nelayan bakal digunakan untuk membentang Bendera Merah Putih sepanjang 10 Km di batas perairan RI-Malaysia.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS
WBP Lapas Kelas IIB Nunukan menggulung bendera merah putih di Perpustakaan Nunukan, Senin (15/08), malam. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Ratusan perahu nelayan bakal digunakan untuk membentang bendera merah putih sepanjang 10 KM di batas perairan RI-Malaysia.

Pembentangan bendera merah putih sepanjang 10 KM itu melibatkan masyarakat Sebatik, nelayan, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Nunukan, anggota Pramuka, dan mahasiswa.

Ketua Forum Masyarakat Sebatik Indoensia (FMSI), Cucu Syarif Hidayat mengatakan pembentangan bendera merah putih dimulai dari jembatan Pos AL, Sebatik Timur.

Kemudian menyusuri Perairan Tanjung Aru hingga ke Sungai Bajo.

Baca juga: Laura Agnesia Asal Krayan Tengah Jadi Pembawa Baki Paskibraka Nunukan 2022: Keinginan Sejak SMP

Cucu menyebut sebanyak 150 perahu nelayan bakal dilibatkan untuk menarik bendera merah putih sepanjang 10 KM.

"Satu perahu ada empat orang. Nanti juga ada yang pegang benderanya di jembatan Posal AL. Jarak antar perahu 70 KM. Inisiator pembentangan bendera ini BAIS (Badan Intelijen Strategis) dan Danki Marinir," kata Cucu Syarif Hidayat kepada TribunKaltara.com, Selasa (16/08/2022), pukul 16.00 Wita.

Lanjut Cucu,"Perahu pertama akan membawa ujung bendera sampai Sungai Bajo. Perahu mengisi tiap titik yang sudah ditentukan," tambahnya.

Menurut Cucu, pembentangan bendera merah putih itu akan dilakukan seusai upacara peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI di PLBN (Pos Lintas Batas Negara), Sei Nyamuk.

"Pukul 08.00 Wita upacara dulu. Sekira pukul 10.00 Wita selesai lanjut pembentangan. Perkiraan pukul 17.00 Wita baru selesai pembentangan bendera merah putih itu," ucapnya.

Cucu menyebut Komandan Lanal Nunukan akan menjadi inspektur upacara di PLBN Sei Nyamuk.

"Kami undang dua anggota DPR RI yang juga menjadi donatur kegiatan pembentangan bendera 10 Km. Untuk logistik pembentangan bendera saja habiskan anggaran Rp223 juta. Total anggaran keseluruhan mulai upacara itu habiskan Rp430 juta," ujarnya.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Kaltara Hari Ini, Selasa 15 Agustus 2022. BMKG Nunukan: Wilayah Ini Hujan Ringan

Perdana Dilakukan

Sementara itu, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pancasila Jiwaku (Panjiku) Kabupaten Nunukan, Mansyur Rincing menuturkan pembentangan bendera merah putih sepanjang 10 Km di batas perairan Indonesia-Malaysia merupakan kali pertama dilakukan.

Bendera merah putih dengan berat 7 ton, lebar 1,15 Cm itu terbuat dari kain asahi.

"Bendera itu inventaris kami dan punya sejarah. Sempat kami bentangkan di darat tahun 2012, tepatnya di Pulau Sebatik," tutur Mansyur Rincing.

Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved