Berita Tarakan Terkini
Dampak Kenaikan Harga BBM, Pedagang di Pasar Keluhkan Sepi Pembeli, Harap Bantuan Pemerintah
Sejak kenaikan harga BBM subsdi dan non subsdi pedagang di Pasar Tenguyun yang ada di Kota Tarakan mengeluhkan sepi pembeli. Sebab harga semua naik.
Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Kenaikan harga BBM atau bahan bakar minyak subsidi dan non subsidi ikut dikeluhkan sejumlah pasar di Tarakan. Salah satunya pantauan awak media terhadap keluhan pedagang di Pasar Tenguyun Tarakan.
Sejumlah harga komoditas dapur mengalami kenaikan dan dampaknya sepi pembeli. Seperti diakui Arief, pedagang di Pasar Tenguyun.
“Harga semua sudah naik. Karena kondisinya mahal semua, bisa dikatakan 50 persen naiknya semua barang-barang,” aku Arief.
Baca juga: BREAKING NEWS Mahasiswa dan Organisasi Pemuda Geruduk Kantor DPRD Malinau, Tolak Kenaikan Harga BBM
Kenaikan bukan dari pihaknya yang memulai melainkan dari lokasi pemasok sudah menaikkan pasca pengumuman BBM naik.
“Dari sananya. Kami sih harapkan ada mungkin bantuan dana, ada solusi untuk pedagang kecil,” ujarnya.
Baca juga: Tolak Kenaikan Harga BBM, DPW PKS Kaltara Dukung Aksi Demonstrasi Mahasiswa: Kami Sangat Mendukung
Ia mencontohkan harga cabai biasanya Rp 60 ribu namun melonjak di hingga Rp 100 ribu per kg. Selain di Pasar Tenguyun, di Pasar Beringin pun demikian.
Pedagang lainnya, Udin turut diwawancarai awak mengakui hal sama. Dampaknya pembeli lumayan sepi tidak seramai sebelum pengumuman kenaikan BBM.
“Pengaruhnya agak sepi. Barang-barang pasti naik. Ini sudah enam hari mau naik. Ya kami berharap adalah bantuan pemerintah, karena sehari-hari juga penghasilan dari sini,” ujarnya.
Baca juga: Kenaikan Harga BBM Rugikan Tukang Ojek di Tana Tidung, Armis Ngaku Tak Naikkan Tarif, Ini Alasannya
Sehari-hari omzet diperkirakan bisa sampai Rp 100 ribu hari normalnya. “Itu standar kalau pembeli ramai. Kalau sepi begini pemasukan tidak ada,” pungkasnya.
(*)
Penulis: Andi Pausiah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Pedagang-sembako-di-Tarakan-12092022.jpg)