Rabu, 29 April 2026

MotoGP

MotoGP Aragon 2022, Persaingan Ketat Quartararo dan Bagnaia Merebut Gelar Juara

MotoGP Aragon 2022 akan menjai ajang persaingan ketat Fabio Quartararo dan Francesco Bagnaia merebut gelar juara.

motogp.com
Fabio Quartararo dan Francesco Bagnaia bertarung di balapan MotoGP 2022. MotoGP Aragon 2022 akan menjai ajang persaingan ketat Fabio Quartararo dan Francesco Bagnaia merebut gelar juara. (motogp.com) 

TRIBUNKALTARA.COM - MotoGP Aragon 2022 akan menjai ajang persaingan ketat Fabio Quartararo dan Francesco Bagnaia merebut gelar juara.

Tampaknya Fabio Quartararo harus sedikit bekerja keras di MotoGP Aragon 2022, pasalnya Francesco Bagnaia diunggulkan menang.

Balapan di Aragon memiliki kenangan manis bagi Francesco Bagnaia yang menjadi tambahan motivasinya untuk menang.

Kemenangan pertama Francesco Bagnaia bersama Ducati sekaligus podium tertinggi di kelas utama MotoGP diraih di Aragon.

Istimewanya, Kemenangan yang diraih Francesco Bagnaia adalah hasil duel sengit melawan juara dunia delapan kali, Marc Marquez.

Peraih podium MotoGP Italia 2022 Franceco Bagnaia, Fabio Quartararo, dan Aleix Espargaro. (Instagram/@motogp)
Peraih podium MotoGP Italia 2022 Franceco Bagnaia, Fabio Quartararo, dan Aleix Espargaro. (Instagram/@motogp) (Instagram/@motogp)

Baca juga: Tampil Impresif di Sesi Tes MotoGP Misano, Vinales Dambakan Kemenangan Pertama bersama Aprilia

Ducati Desmosedici yang dikenal tak cukup kuat saat menikung justru mampu dimanfaatkan Francesco Bagnaia menyuguhkan aksi salip-menyalip dengan Marc Marquez.

Pada kali ini, Francesco Bagnaia memiliki peluang yang sama besarnya untuk meraih kemenangan.

Bagnaia mampu menunjukan gaya membalapnya yang semakin solid.

Namun, Bagnaia tak ingin terlena. Bagaimana pun posisinya masih tertinggal dari Fabio Quartararo.

Terlebih Fabio Quartararo selalu berhasil mendapatkan poin-poin krusial pada dua balapan terakhir.

Baca juga: Kans Aleix Espargaro Juara MotoGP 2022 Masih Terbuka Lebar, Rider Aprilia Belum Pasrah

"Sekarang saya hanya berpikir untuk melakukan yang terbaik dan mendapatkan lebih banyak lagi dan saya merasa ingin melakukannya," kata Bagnaia dikutip BolaSport.com dari Motosan.

"Fabio, di sisi lain, mampu mengatasi keadaan. Jika dia selalu finis kedua, saya harus memenangkan setiap balapan untuk mengalahkannya, itu akan sulit," ujar Bagnaia.

Meski begitu, Quartararo juga memiliki masalah yang belum teratasi.

El-Diablo selalu kesulitan jika memulai balapan di belakang rivalnya itu.

Aragon juga menjadi tantangan bagi Quartararo yang belum pernah mengakhiri balapan dengan berdiri podium sejak naik ke kelas utama pada 2019 lalu.

Baca juga: Aprilia Tak Ingin Gegabah Meramu Motornya untuk MotoGP 2023, Harus Teliti Demi Konsistensi

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved